Menemukan

Wisata Lombok: Potret Pantai Mawi setelah Terkepung Pandemi, Sempat jadi 'Surga' Peselancar Dunia

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Berlokasi di Desa Selong Belanak, sekitar 20 km dari Sirkuit Mandalika, Pantai Mawi termasuk satu di antara destinasi wisata yang memiliki pesonanya sendiri.

Pantai Mawi sangat terkenal di kalangan para peselancar dunia.

Diketahui juga, pantai ini merupakan salah satu dari hanya sedikit pantai di Lombok Tengah bagian selatan, selain Pantai Kuta Mandalika.

Namun kini setelah adanya Pandemi Covid-19, pengelolaan Pantai Mawi belum optimal, bahkan pantauan TribunLombok di lapangan, Pantai Mawi ini dipenuhi semak dan rerumputan liar akibat jarang dikunjungi.

Berbeda dengan Pantai Kuta Mandalika, yang telah dikelola dengan cukup baik.

Pantai Mawi telah memiliki sejumlah lapak kuliner permanen, sebuah Mushalla, toilet dan kamar mandi.

Terdapat pula sejumlah gazebo dan warung bambu yang dibuat secara swadaya oleh warga.

menemukan, pengalaman, wisata lombok: potret pantai mawi setelah terkepung pandemi, sempat jadi 'surga' peselancar dunia

Kondisi terkini pantai Mawi yang belum mendapatkan perhatian usai pandemi (Tribunlombok.com, Sinto)

Sayangnya, saat wartawan TribunLombok berkunjung pada hari Rabu, (23/11/2022) kondisi Pantai Mawi sangat memperihatinkan.

Hampir semua bangunan yang ada di lokasi terbengkalai, serpihan tembok dan genteng banyak berserakan, pintu kamar mandi dan toilet rusak dan penuh sampah.

Selain itu, warung-warung yang terbuat dari bambu ambruk dan area sekitar pantai di penuhi pepohonan liar sekilas mirip hutan belantara.

Akses jalan menuju Pantai Mawi juga sangat hancur.

Banyak lubang dan kerikil berserakan di hampir semua ruas jalan yang rata rata berupa tanjakan tajam.

Sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor.

Bahkan, menurut informasi dari warga setempat, banyak turis asing yang jatuh dan mengalami luka ringan ketika menuruni tanjakan di jalan menuju Pantai Mawi.

(*)