Menemukan

Wisata Belitung: Pantai Burung Mandi, Satu-Satunya Pantai dengan Latar Belakang Sebuah Gunung

POSBELITUNG.CO – Pantai Burung Mandi merupakan salah satu pantai yang menjadi wisata unggulan di Pulau Belitung, khususnya di Kabupaten Belitung Timur.

Pantai Burung Mandi terletak di Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar, Belitung Timur.

Pantai ini sudah dikenal sejak zaman Belanda pertama kali mendirikan pusat penambangan timah di Desa Damar.

Orang-orang Belanda dulu mengenal Pantai Burung Mandi dengan sebutan Borom Mandi atau Burum Mandi.

Dahulu, daerah ini merupakan daerah penghasil timah.�Lokasi Pantai Burung Mandi sekitar 70 kilometer dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin.

Untuk dapat sampai ke sini, Anda membutuhkan waktu setidaknya satu jam perjalanan.�Tidak ada hotel di sekitar tempat ini, kota terdekat adalah Manggar, yang berjarak 18 kilometer.

Saat memasuki kawasan Pantai Burung Mandi, Anda akan disambut dengan patung burung.

Keberadaan patung burung ini persis di persimpangan pantai.�Pantai Burung Mandi memiliki panorama alam yang indah.

Jika kebanyakan pantai di Belitung dihiasi dengan batu granit raksasa, berbeda halnya dengan Pantai Burung Mandi.

Pantai ini memiliki pesona alam berupa hamparan pasir putih kecoklatan yang lembut tanpa ada satu pun batu granit.�Tak hanya hamparan pasir putih saja di sepanjang pantainya.�

Di Pantai Burung Mandi juga terdapat ratusan pohon pinus laut yang menjadi pembatas antara pantai dan daratan.

Pemandanganya sangat indah memukau, didukung pula dengan air lautnya yang jernih.�Dari Pantai Burung Mandi, Anda dapat melihat Pulau Tang yang berada tepat di sisi kanan pantai.

Uniknya, bila air laut sedang surut, Anda dapat berjalan kaki menuju pulau tersebut, yang dahulu oleh Belanda dinamakan Pulau Hendrik.

Di sini juga Anda dapat melihat banyak perahu kater milik nelayan yang berwarna-warni.

Pada Bulan Agustus, tepatnya menjelang HUT Kemerdekaan RI, di Pantai Burung Mandi kerap diadakan lomba perahu layar.

Perahu-perahu milik nelayan yang ada di pantai ini akan dihias sebagus mungkin oleh para pemiliknya untuk berkompetisi.

Acara tersebut merupakan perlombaan yang cukup bergengsi di kawasan Belitung Timur ini.

Jika Anda menoleh ke sebelah kanan, ada pemandangan yang terlihat lebih elok dan segar.

Terdapat garis pantai yang terlihat melengkung dan sangat lebar.

Pada ujung pantai juga terlihat banyak perahu-perahu nelayan yang ditambat di tepian laut atau bertengger di atas pasir.

Hal unik lain yang dapat Anda saksikan dari pantai ini adalah melihat sebuah gunung.

Pantai Burung Mandi adalah satu-satunya pantai yang memiliki latar belakang sebuah gunung.

Pantai ini sudah didukung dengan amenitas, di antaranya tersedia tempat-tempat bersantai.

Seperti gazebo, tempat duduk atau kursi malas yang dibangun menghadap ke pantai, serta panggung hiburan yang sering sering digunakan sebagai pentas hiburan.

Selain itu, di sepanjang pantai juga terdapat warung-warung yang menjual berbagai macam jenis makanan.

Terutama menu-menu makanan laut, atau seafood.

Sembari melihat ombak yang bergulung akibat terpaan hembusan angin, anda juga bisa menikmati air buah kelapa muda yang segar.

Ada juga fasilitas lain yang mendukung kenyamanan Anda di pantai ini.

Yaitu tersedianya mushola, toilet, galeri, serta fasilitas pendukung lainnya.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya kenapa nama pantai ini adalah Pantai Burung Mandi.

Menurut informasi yang didapat dari berbagai sumber, ada banyak legenda atau cerita masyarakat terkait penamaan tempat ini.

Ada yang mengatakan nama Pantai Burung Mandi ini didapat dari sebuah nama seorang yang dianggap sakti, yakni Mermandi.

Lalu ada pula sebuah cerita masyarakat yang mengatakan bahwa nama Pantai Burung Mandi ini diambil karena banyaknya burung yang bermain di pantai ini.

(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)