Kuliner

Wisata BC Cafe di Lombok, Rekomendasi Tempat Kuliner yang Dekat Dengan Bandara Bizam

Kuliner

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR – Base Camp Cafe (BCC) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa menjadi saalah satu rujukan wisata kuliner yang asyik untuk dikunjungi.

Terletak di jalan Mereje, Nomor 99 Kemulah Praya, Lombok Tengah, BCC menawarkan sajian kuliner ala western dengan harga terjangkau dan juga suasa outdoor yang akan menambah nikmat santapan bersama teman, keluarga bahkan pasangan anda.

Sajian ala western dari mulai steak, spaghetti, aneka ragam seafood hingga sajian ala Grill menjadi menu andalan yang siap memanjakan lidah.

Kepada TribunLombok.com, Mira Fuji Apriani selaku owner BCC mengungkapkan hal spesial bagi pengunjung saat datang ke BCC.

“Yang menjadi menu best seller kami di sini adalah seafood saos padang, di mana kami sering kebanjiran orderan,” ungkap Fuji menjawab TribunLombok.com, Minggu (20/11/2022).

BCC sendiri pertama kali didirikan tahun 2016, awalnya hanya berkonsep indor yang dikelola Fuji beserta suaminya Hadid Surya yang juga merupakan koki utama dari BCC sendiri.

Fuji bercerita, berdirinya BCC atas dasar keinginan suaminya ingin memperkenalkan makanan western khusunya di Kabupaten Lombok Tengah.

Awalnya hanya ada beberapa menu saja di antaranya seperti spaghetti dan juga steak, namun sering banyaknya request konsumen untuk penambahan menu, saat ini BCC sudah menyediakan sekurangnya 7 menu andalan.

Lokasinya yang strategis, 10 menit dari Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (Bizam), dan berada di tengah Kota Praya, membuatnya sering menjadi buruan bagi masyarakat NTB dan juga luar daerah pada umumnya.

Tak tanggung-tanggung, Spaghetti yang paling banyak diminati dari sekian menu andalan BCC, dalam satu bulan bisa habis ratusan porsi.

“Ya khusus spaghetti dalam satu bulan bisa habis ratusan porsi, dan memang yang menjadi konsumen kita kebanyakan adalah anggota keluarga,” tuturnya.

Lebih lanjut Fuji menerangkan, memang di BCC sudah bekerjasama dengan Grab.

Hingga menjadi satu tawaran kemudahan bagi pengunjung yang tak sempat ke lokasi namun ingin menyantap makanan ala western yang tersedia di BCC.

BCC sendiri dalam satu hari saja bisa menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah.

“Maksimal kalau kita itu 2 jutaan perhari. Sedang perbulan sekitar 40 juta maksimalnya. Dimana mayoritas pelanggan berasal dari kota Praya,” ungkapnya.

Dari keuntungan tersebut, yang awalnya hanya dikelola oleh Fuji dan suaminya, saat ini karyawan di BCC sudah berjumlah 3 orang.

Bagi anda yang ingin merasakan suasan outdor menyantap makan ala western jangan khawatir BCC adalah tempat yang pas.

Tempatnya juga cukup luas dengan kapasitas 50 orang lebih.

Sedang khusus untuk alat grill masyarakat sekitaran Praya bisa untuk melakukan sewa, dengan hanya merogoh kocek sebesar Rp 50 ribu.

(*)