Berita

Unik, Konsumen BMW Senang Kalau Mobilnya Inden

“Tetapi bersyukurnya di Indonesia ini konsumennya malah mau inden,” terang BMW Astra.

Jakarta: BMW Astra mengumumkan hampir seluruh model yang mereka tawarkan mengalami inden yang cukup panjang. Meski demikian, mereka menyebutkan konsumen mereka malah senang apabila mobil yang mereka pesan mengalami inden.

 

Chief Executive BMW Astra, Sanfrantis Tanu, mengakui seluruh model yang ditawarkan perusahaan mengalami inden. Hal ini dikarenakan penjualan pasca Covid-19 meningkat, namun suplainya mengalami penurunan karena banyak sebab seperti perang Rusia – Ukraina hingga kelangkaan chip semikonduktor.

 

“Biasanya untuk inden itu hanya membutuhkan waktu sebulan, ini indennya sekarang bisa sampai setengah tahun,” tutur Sanfrantis  Senin (28-11-2022) di Halim Jakarta Timur.

 

Operation Manager BMW Astra, Teguh Widodo, sendiri tetap yakin dengan penjualan mereka di tengah suplai mobil yang seret. Bahkan dia mengklaim karakter konsumen di Indonesia malah senang apabila mobil yang diinginkannya inden.

 

“Tetapi bersyukurnya di Indonesia ini konsumennya malah mau inden. Jawabannya sederhana, ketika kita pergi ke suatu tempat makan dan kita belum pernah datang ke satupun, maka kita akan antre di tempat paling ramai pembelinya,” tambah Teguh.

 

Teguh juga belum bisa menyebutkan angka penjualan periode Januari – Oktober 2022. Tetapi dipastikan indennya tergolong cukup lama.

 

“Kalau secara angka kita belum tahu persis, tetapi yang pasti indennya cukup banyak, hampir di semua model ini indennya rata. Kita sama-sama tahu, krisis ini khususnya di Eropa terdampak pada suplai komponen,” tegas Teguh.