Otomotif

Tinggal 11 Hari lagi, Venue Motorcross Belum Rampung, Bocah dan Kambing Masih Bebas Berenang

Otomotif

TRIBUNTANGERANG.COM, KOTA TANGERANG — Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan dimulai pada 20 November 2022 tersisa 11 hari lagi.

Namun demikian, Kota Tangerang yang ditunjuk sebagai tuan rumah belum juga merampungkan venue yang menjadi lokasi bertandingnya para atlet secara keseluruhan.

Salah satu venue yang belum juga rampung pembangunannya ialah venue cabang olahraga Motocross yang berada di Area Jalur Parimeter Utara yang merupakan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pantauan TribunTangerang.com pada Rabu (9/11/2022) pukul 17.00 WIB, venue yang berada di lahan Angkasa Pura II itu baru terlihat beberapa gundukan tanah yang menjadi rintangan dalam arena Motocross.

Akan tetapi, gundukan tanah tersebut belumlah terselesaikan hingga rampung.

Pasalnya, area yang menjadi venue Motocross tersebut sebelumnya merupakan kawasan persawahan. Dan sawah yang telah diuruk untuk membuat gundukan itu belum tuntas diselesaikan.

Hal tersebut pun menimbulkan kubangan-kubangan air yang digunakan oleh anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi untuk berenang.

Tidak hanya itu, beberapa warga juga turut membawa hewan peliharaan mereka, seperti kambing untuk mandi di lokasi tersebut.

Hal ini tentunya membahayakan warga sekitar, sebab venue yang belum rampung tersebut telah digunakan oleh para atlet Motocross untuk berlatih menjelang gelaran Porprov Banten 2022.

Padahal, area di sekitar venue yang digunakan sebagai lokasi pertandingan dari cabang olahraga, seharusnya bersih dari kegiatan apapun dan siapapun.

Selain itu, lokasi venue Motocross itu juga berada di sekitar kawasan Bandara Soekarno-Hatta, yang merupakan jalur cepat bagi para pengendara yang melintas.

Tidak adanya penjagaan dan pengawasan membuat pengendara yang melintas memberhentikan laju kendaraan mereka untuk menonton aksi para atlet Motocross yang tengah berlatih.

Arus lalulintas pun dikhawatirkan menjadi tersendat akibat Jalur Parimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta tersebut dipenuhi masyarakat yang menonton.

�”Saya bingung apa venue Motocross ini sudah benar-benar rampung atau belum, karena bahaya sekali bagi warga sekitar, masa enggak ada pembatas di pinggir sirkuit Motocross ini, padahal warga banyak banget yang beraktivitas disini,” ujar Arifin, salah seorang warga sekitar venue Motocross kepada TribunTangerang.com.

Ia pun mengeluhkan lambatnya kinerja dari Pemerintah Kota Tangerang dalam persiapan venue salah satu cabor ekstrim tersebut.

Sebab, pengerjaan perampungan venue menjadi terkesan dilakukan secara asal tanpa memperhatikan kondisi sekitar area venue.

“Liat dong itu, masa gundukan Motocross yang tinggi di sebelah anak-anak berenang di kubangan air, kan bahaya banget,” ucapnya.

“Tolong Pemkot Tangerang kalau mengerjakan sesuatu itu jangan mepet waktu akhir, jadinya kan enggak mateng pembuatannya, malah terkesan berantakan,” keluh Arifin. (m28)