Otomotif

Tim Ferrari Menunda Pengumuman Kepergian Mattia Binotto yang Menjadi Dalang Kegagalan Ferrari di F1 2022

Tim Ferrari Menunda Pengumuman Kepergian Mattia Binotto yang Menjadi Dalang Kegagalan Ferrari di F1 2022

otomotif, tim ferrari menunda pengumuman kepergian mattia binotto yang menjadi dalang kegagalan ferrari di f1 2022

Mattia Binotto gagal membawa tim Ferraro memenangkan kejuaraan dunia balap F1 2022 Twitter/ScuderiaFerrari

Tim Ferrari Menunda Pengumuman Kepergian Mattia Binotto yang Menjadi Dalang Kegagalan Ferrari di F1 2022

Dianggap sebagai penyebab kegagalan tim Ferrari di musim balap F1 2022, Mattia Binotto akan didepak dan tinggal menunggu waktu diumumkan.

Gridoto / Sport

Fendi November 26th, 11:32 PM November 26th, 11:32 PM GridOto.com – Kepergian Mattia Binotto secara resmi tampaknya tinggal menunggu waktu. Beberapa media Italia mengabarkan bos tim Ferrari itu akan hengkang pada akhir musim 2022.

Pada hari Jumat (25/11/2022), ada pembicaraan beberapa jam sebelum berita itu akan diresmikan oleh Ferrari, tetapi sejak itu tidak ada yang diumumkan.

Media Italia melaporkan bahwa rumor didepaknya Mattia Binotto belum dibantah oleh Ferrari.

Markas tim Ferrari di Maranello, Italia, memutuskan untuk tidak mengomentari laporan kali ini.

Ferrari kabarnya ingin mengulur waktu dengan cara itu.

Proses mengelola transisi dikatakan lebih rumit dari yang diharapkan.

Menjelang balap F1 Abu Dhabi 2022 pekan lalu, La Gazzetta dello Sport mengabarkan bahwa Binotto akan digantikan bos tim Alfa Romeo, Frederic Vasseur.

Beberapa jam kemudian Ferrari mengumumkan dalam sebuah pernyataan di media sosial, bahwa rumor tersebut tidak benar.

Hingga Jumat (25/11) sore, beberapa jam setelah laporan Corriere della Sera, diharapkan ada siaran pers dari Ferrari yang mengumumkan kepergian Binotto.

Tetapi menurut media Italia itu, tim berlambang kuda jingkrak tetap diam.

Mungkin ada beberapa langkah lagi untuk didiskusikan dan diklarifikasi.

Dikutip GridOto.com dari gpblog.com, Corriere menyatakan bahwa bukan Ferrari yang mengucapkan selamat tinggal kepada Binotto, melainkan sebaliknya.

Tim Ferrari menempati posisi kedua klasemen konstruktor pada tahun 2022, dan meski itu merupakan kemajuan dibandingkan musim sebelumnya, performa tim telah dikritik.

Di musim balap F1 2022, khususnya di awal musim, tim memiliki mobil untuk menang.

Tetapi kesalahan strategi dan kesalahan lainnya, sering kali menyia-nyiakan peluang tersebut.

Ferrari yang sempat memimpin di awal musim, akhirnya ditaklukkan tim Red Bull.

Kegagalan tim memanfaatkan mobil bagus itu disalahkan kepada bos tim Ferrari, Mattia Binotto.

Kepergian Mattia Binotto kini semakin terlihat benar-benar menjadi kenyataan, tinggal menunggu waktu saja.