Otomotif

Takut Bisa Menang, Ducati Malah Coba Menghalangi Danilo Petrucci Balapan di World Superbike

Takut Bisa Menang, Ducati Malah Coba Menghalangi Danilo Petrucci Balapan di World Superbike

otomotif, takut bisa menang, ducati malah coba menghalangi danilo petrucci balapan di world superbike

Danilo Petrucci masih berusaha ikut balapan World Superbike 2023, tapi tampaknya dihalangi Ducati Twitter.com/MotoAmerica

Takut Bisa Menang, Ducati Malah Coba Menghalangi Danilo Petrucci Balapan di World Superbike

Ducati Corse dikabarkan mencoba menghalangi Danilo Petrucci untuk ikut balapan World Superbike di musim 2023 mendatang.

Gridoto / Sport

Rezki Alif Pambudi November 24th, 5:30 PM November 24th, 5:30 PM

GridOto.com – Ducati Corse dikabarkan mencoba keras menghalangi Danilo Petrucci, untuk ikut serta di kejuaraan World Superbike pada musim 2023 mendatang.

Hal itu diperkuat dengan kepastian nasib Danilo Petrucci yang masih belum jelas, padahal kabarnya sudah ada kesepakatan dengan Barni Racing Team.

Ditambah Sporting Director Ducati, Paolo Ciabatti, sempat menyarankan agar Danilo Petrucci tetap di MotoAmerica tahun depan dan meraih gelar di sana.

Bahkan, Ducati mengiming-imingi gaji lebih besar di MotoAmerica, dibanding balapan bersama Barni di World Superbike.

Ciabatti beralasan Petrucci tak dibutuhkan di WorldSBK karena sudah ada banyak nama kuat, dan pembalap asal Italia itu malah dibutuhkan untuk menunjukkan kekuatan Ducati di Amerika Serikat.

Kenapa sih Ducati tampak sengaja dan terang-terangan menghalangi PetruX balapan di World Superbike?

Nah dilansir GridOto.com dari Corsedimoto, konon alasannya karena memang Ducati sendiri takut jika Danilo Petrucci bisa menang banyak di World Superbike, seperti yang ditunjukkannya dalam banyak balapan di MotoAmerica 2022.

Lho kenapa, bukannya menang itu malah bagus ya? Nah, justru itu masalahnya.

Kemenangan PetruX bisa mengganggu keseimbangan pabrikan Ducati di WorldSBK dan bisa-bisa membuat goyah tim pabrikan Ducati, yakni Aruba.it Racing.

Gabung dengan Barni, kekuatan teknisnya memang tidak sekuat pembalap tim pabrikan Aruba.it Racing.

Namun Petrucci diprediksi akan tampil impresif dan menyaingi pembalap tim pabrikan, meski dibekali kekuatan teknis yang minim.

Rasanya agak cukup mudah mencari tim satelit seperti Motocorsa, Barni ataupun GoEleven dibandingkan mencari mitra besar seperti Aruba.it.

Ducati ingin menjaga hubungan baik dengan Stefano Cecconi, bos Aruba.it Racing, yang juga punya jasa besar dengan investasi besarnya bersama skuat Borgo Panigale di WorldSBK.

Apalagi Ducati juga sudah cukup kuat kok di World Superbike, dengan Triple Crown dan Alvaro Bautista sebagai juara dunianya.

Jadi jika benar Petrucci kompetitif, keseimbangan Ducati ditakutkan akan goyah dari dalam.