Otomotif

Tak Terima Ditampar, Sejumlah Anak di Bawa Umur Lakukan Perusakan Mobil

otomotif, tak terima ditampar, sejumlah anak di bawa umur lakukan perusakan mobil

Potongan video aksi perusakan mobil yang dilakukan anak-anak di bawa umur. Foto: Istimewa

Sejumlah anak di bawah umur di Kota Ternate, Maluku Utara, terekam melakukan perusakan mobil, setelah nonton bareng (Nobar) Piala Dunia antara Timnas Jerman vs Jepang.

Informasi yang diterima cermat, aksi perusakan itu berawal dari pemilik mobil, Ahmad Salampe, warga Sangaji Utara, melewati jalan yang di sampingnya dilakukan Nobar oleh warga setempat.

Karena banyak anak-anak yang berdiri di badan jalan membuat Ahmad naik pitam, lantaran ia tidak bisa melewati jalan tersebut.

Ahmad diduga menampar salah satu anak di bawah umur. Tidak terima ditampar, anak tersebut memanggil teman-temannya dan mengejar mobil yang dikendarai Ahmad.

Sesampainya Ahmad di lingkungan Toloko Oskar, Kelurahan Sangaji Utara, sejumlah anak di bawah umur mencegat mobilnya.

Dalam video 23 detik itu, terlihat anak-anak langsung melakukan perusakan, mulai dari kaca depan, hingga pintu dan kaca spion.

Tidak terima mobilnya dirusakkan, Ahmad pun membuat laporan polisi di Polsek Ternate Utara, untuk memproses perbuatan sejumlah anak di bawah umur.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Syamsul, ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

“Laporan kami sudah terima,” kata Syamsul, Kamis (24/11).

Syamsul menambahkan, setelah menerima laporan, anggota Resmob langsung bergerak cepat, dan dua anak di bawah umur yang terekam dalam video itu telah diamankan untuk dimintai keterangan.

“Ada 2 orang diamankan, sesuai dengan yang tampak dalam video,” akuinya.

Mantan Kasat Intel Polres Kepulauan Sula ini bilang, sementara beberapa orang lainnya, anggota Resmob telah mendatangi rumahnya masing-masing, hanya saja tidak berada di tempat.

“Anggota datang hanya temui orang tua mereka, karena mereka tidak ada. Anggota berpesan kepada orang tua mereka, kalau anaknya sudah balik, segera datang ke Polsek,” pungkasnya.