Kuliner

Surga Dimsum di Kota Bandung, Pencinta Jajanan Wajib Coba!

kuliner, surga dimsum di kota bandung, pencinta jajanan wajib coba!

Surga Dimsum di Kota Bandung, Pencinta Jajanan Wajib Coba!

jabar.jpnn.com, BANDUNG – Dimsum menjadi salah satu kudapan yang digemari oleh generasi masa kini.

Jajanan ini bisa dengan mudah ditemukan dipinggir jalan dan biasanya dikonsumsi di malam hari.

Di negara asalnya, Hongkong, dimsum rupanya dinikmati sebagai sajian sarapan dan teman minum teh.

Terdiri atas berbagai macam kondimen mulai dari siomai, hakau, bapkao, spring roll atau lumpia, angsio ceker, wan ton dan lainnya, di Bandung ada satu gerai yang menyajikan berbagai macam dimsum ini.

Yamcha Resto, kedai makan bergaya vintage ala Hongkong ini baru saja buka di Jalan Buah Batu No 222A, Kota Bandung.

Dari pintu masuk, pengunjung bisa menemukan mini resto berwarna hijau tua dengan tulisan mandarin.

Di bagian dalam, tempat duduknya pun bergaya vintage dengan sofa yang cukup nyaman untuk berlama-lama menikmati berbagai varian dimsum.

Bagian dindingnya pun dimeriahkan dengan poster bertuliskan bahasa mandarin yang tentunya cocok buat pengunjung yang ingin membuat konten atau foto-foto.

Owner Yamcha Resto, Yamcha Sherin Pai menuturkan dimsum khas Hongkong ini sebenarnya tidak hanya berisikan siomai saja.

“Kalau di Hongkong dimsum itu lebih luas, enggak satu jenis saja tetapi ada juga pastry,” katanya ditemui JPNN di kedai, Senin (28/11).

Sherin menjelaskan awal mula dirinya berani terjun ke bidang kuliner adalah karena bisnis dimsum yang lebih dulu digeluti kedua orang tuanya.

Pabrik dimsum milik keluarganya sudah memproduksi dimsum secara massal sejak 2007.

Produksi dimsum tersebut sudah didistribusikan ke wilayah Bandung, Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang dijual dalam bentuk frozen atau dibekukan.

Kemudian, ide memulai bisnis dimsum pun dilakukan Sherin saat pandemi Covid-19.

“Awalnya saya jualan dimsum bentuk frozen saat pandemi dan banyak yang suka, lalu saya buka reseller untuk teman-teman,” jelasnya.

Adapun berbagai jenis dimsusm dihadirkan di sini, seperti siomai, hakau, bapkao, spring roll atau lumpia, angsio ceker, dumpling, bakpao telur asin dan bakpao kacang merah,

Selain itu, ada juga aneka dimsum goreng seperti wan ton atau pangsit goreng, lumpia goreng, lumpia kulit tahu goreng, kue lobak goreng, dan dumpling kari goreng.

“Karena berada di Buah Batu dan merupakan lokasi perkantoran, saya ingin menghadirkan dimsum untuk sarapan,” tuturnya.

Hal yang berbeda dari kedai dimsum lainnya ialah kehadiran menu bolo bun sebagai kudapan khas negara Mutiara dari Timur itu. Bolo bun ini terdiri atas dua varian yakni butter dan kari.

Tidak hanya dimsum saja, Yamcha juga menghadirkan menu nasi dan mi ayam. Pengunjung bisa menikmati berbagai varian minuman seperti es kopi, milk tea dan berbagai varan teh untuk teman makan dimsum.

Soal harga, Yamcha mematoknya cukup beragam yaitu mulai dari Rp 14.000 – Rp 25.000 per porsi. (mcr27/jpnn)