Otomotif

Strategi Simpel Jonathan Rea Untuk World Superbike Mandalika 2022, Enggak Mikirin Perebutan Juara Dunia Lagi

Strategi Simpel Jonathan Rea Untuk World Superbike Mandalika 2022, Enggak Mikirin Perebutan Juara Dunia Lagi

otomotif, strategi simpel jonathan rea untuk world superbike mandalika 2022, enggak mikirin perebutan juara dunia lagi

Enggak mau mikirin Toprak Razgatlioglu dan Alvaro Bautista, ini strategi simpel Jonathan Rea untuk World Superbike Mandalika 2022. Graeme Brown/KRT

Strategi Simpel Jonathan Rea Untuk World Superbike Mandalika 2022, Enggak Mikirin Perebutan Juara Dunia Lagi

Enggak mau mikirin Toprak Razgatlioglu dan Alvaro Bautista, ini strategi simpel Jonathan Rea untuk World Superbike Mandalika 2022.

Gridoto / Sport

Muhammad Rizqi Pradana November 11th, 8:17 AM November 11th, 8:17 AM

GridOto.com – Jonathan Rea mengaku tidak punya target tersendiri pada World Superbike Mandalika 2022 yang dihelat pada akhir pekan ini (12-13/11/2022).

Bukan apa-apa, Jonathan Rea memang bisa dibilang sudah tidak termasuk dalam perebutan gelar Juara Dunia World Superbike 2022 yang kini menyisakan Alvaro Bautista dan Toprak Razgatlioglu.

Dengan selisih nyaris 100 poin dari pemuncak klasemen Alvaro Bautista jelang World Superbike Mandalika 2022, Jonathan Rea bahkan lebih dekat ke Toprak Razgatlioglu ketimbang Toprak ke Bautista.

Oleh karena itu, Jonathan Rea mengatakan bahwa dirinya akan tampil selepas mungkin pada World Superbike Mandalika 2022 nanti.

“Soal membuat hidup Toprak dan Alvaro lebih sulit saat balapan nanti, enggak kepikiran sampai sana sih, saya malah mencoba melupakan keberadaan mereka dan fokus pada diri sendiri,” ucap Rea kepada GridOto.com pada Senin, (7/11/2022) sebelum bertolak ke Lombok.

“Saya tahu kalau saya fokus pada motor dan diri saya sendiri, kami bisa bertarung untuk kemenangan, sesimpel itu sih,” imbuh pembalap Kawasaki Racing Team itu.

Pria asal Irlandia Utara tersebut mengatakan, ia dan tim harus memiliki persiapan yang matang jika ingin memenangkan balapan apapun tahun ini.

Karena level kompetisi yang lebih tinggi pada World Superbike tahun ini utamanya setelah break musim panas, Rea mengaku ia dan tim harus bekerja ekstra keras untuk bisa bertahan di papan atas.

Terlihat dari fakta bahwa lima kemenangan yang diraih Rea tahun ini terjadi di awal musim, dan selebihnya finish tertinggi mereka adalah podium kedua setelah Alvaro Bautista dan Ducati mendominasi.

“Jadi saya tidak akan berpikir soal Toprak ataupun Bautista, saya akan memikirkan diri saya sendiri, mencoba untuk menyempurnakan setting dan motor saya,” ucap Rea.

“Untuk kemudian bersenang-senang pada Sabtu dan Minggu, apakah itu dalam keadaan kering, basah, panas, atau dingin,” pungkasnya.