Berita

Siasat Produsen Oli Masuk Era Kendaraan Listrik

otomotif, siasat produsen oli masuk era kendaraan listrik

Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Pertamina Lubricants (PL), Sari Rachmi. Foto: Pertamina Lubricant

Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Pertamina Lubricants (PL), Sari Rachmi menjelaskan soal kesiapan perusahaannya menghadapi transisi industri otomotif yang kini mulai mengarah ke kendaraan listrik.

Menurutnya, meski ke depannya populasi kendaraan setrum akan semakin banyak, produk-produk seperti pelumas yang digunakan pada industri maupun otomotif masih akan diperlukan.

“Makanya kenapa itu menjadi bagian yang diusahakan untuk terus tumbuh di pelumasnya. Untuk pelumas sendiri kami siapkan produk yang sesuai kebutuhan karena kebutuhan ekosistem EV itu berbeda,” kata Sari saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta Utara (29/11).

Dirinya juga menambahkan, secara unit bisnis pihaknya akan melakukan diversifikasi usaha, misalnya dengan cara merambah ke speciality chemical, mengingat pelumas tidak lagi dibutuhkan pada kendaraan yang menggunakan motor listrik.

otomotif, siasat produsen oli masuk era kendaraan listrik

Ilustrasi produksi pelumas PT Pertamina Lubricants (PL), Sari Rachmi. Foto: Pertamina Lubricant

“Ada kerja sama cukup lama dengan penyuplai adiktif untuk menyikapi perubahan teknologi (ke depannya). Kita juga punya good relationship dengan ATPM yang ada di Indonesia agar bisa saling kolaborasi untuk kemajuan EV di Indonesia,” terang Sari.

Lebih lanjut, Sari mengatakan, perusahaan yang dijelaskannya juga bekerja sama dengan beberapa partner atau mitra teknologi guna menciptakan produk pelumas yang sesuai dengan perkembangan teknologi.

Kendati demikian, tidak dijelaskan lebih rinci bagaimana diversifikasi yang dimaksud. Yang jelas ujar Sari, selama beberapa tahun ke depan industri pelumas tetap akan tumbuh.

“Kami pada prinsipnya ada sikap mendukung program pemerintah jadi kami akan menyesuaikannya dengan roadmap pemerintah dan kesiapan pasar, sehingga kita juga siap berkolaborasi dengan berbagai pihak,” imbuhnya.

Anak perusahaan Pertamina Patra Niaga ini memiliki fasilitas produksi atau Production Unit Jakarta (PUJ) yang merupakan pabrik pelumas terintegrasi dengan fasilitas Lube Oil Blending Plant (LOBP), Viscosity modifier plant (VM) plant dan Grease plant di Jakarta Utara.

Fasilitas produksi LOBP PUJ Pertamina Lubricants diantaranya terdiri dari Lube Oil Blending Plant dengan kapasitas 270 juta liter per tahun, Grease Plant dengan kapasitas 8.000 MT per tahun, dan Viscosity Modifier Plant berkapasitas 14 juta liter per tahun.

***