Otomotif

Sayonara Diesel, Toyota Innova Zenix Cuma Tersedia Bensin & Hybrid

otomotif, sayonara diesel, toyota innova zenix cuma tersedia bensin & hybrid

Diantara varian-varian yang ditawarkan All New Kijang Innova Zenix, tidak ada lagi mesin diesel yang ditawarkan.

Jakarta: All New Toyota Innova Zenix resmi ditawarkan kepada konsumen di Indonesia dengan rentang harga Rp419 – 611 juta (on the road DKI Jakarta). Diantara varian-varian yang ditawarkan, tidak ada lagi mesin diesel yang ditawarkan untuk generasi ke-7 Kijang Innova tersebut.

All New Kijang Innova Zenix kini mendapatkan pilihan teknologi untuk para konsumen, mesin hybrid konvensional atau mesin bensin hybrid. Keduanya menggunakan mesin 2.000 cc namun untuk performa jauh berbeda.

 

Mesin bensin konvensional 2.000 cc yang digunakan menggunakan kode M20A-FKS dengan tenaga maksimal 174 PS @ 6.600 dengan torsi 204,9 Nm @ 4.500 – 4.900 rpm. Kemudian untuk varian hybrid sudah menggunakan mesin berkode M20A-FXS dengan tenaga mesin maksimal 186 ps @ 6.000 rpm dan torsi 187,3 Nm @ 4.400 – 5.200 rpm, dan dukungan motor listrik bertenaga maksimal 113 PS dengan torsi 205 Nm.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, menegaskan model Kijang Innova terbaru ini sudah tidak menggunakan mesin diesel. Hal ini dikarenakan selama ini konsumen mencari mesin diesel karena efisiensi bahan bakarnya, dan All New Kijang Innova Zenix diklaim lebih baik konsumsinya.

“Jadi fuel consumption mobil diesel yang lama itu kira-kira 1 liter banding 14 Km sekian. Yang baru, bahkan yang bensinnya saja sudah 1 liter banding 15 Km sekian. Apalagi yang hybrid, 1 liter banding 21 KM, jadi dari sisi keiritan, baik bensin maupun hybrid lebih irit dibandingkan yang diesel,” kata Anton Senin (21-11-2022) di Jakarta Pusat.

Menurut Anton, dari sisi performa pun All New Kijang Innova Zenix lebih baik dibanding diesel generasi sebelumnya. Sehingga dari sisi performa juga lebih baik dari generasi ke-5 Kijang Innova yang sudah diperkenalkan sejak tahun 2015.

“Karena menggunakan mesin baru, bobot lebih ringan, power to weight ratio lebih baik, akselerasi lebih baik. “Akselerasi 0-100 kpj lebih baik, yang bensin lebih baik dibandingkan yang diesel, apalagi yang hybrid,” lanjut Anton.