Menemukan

Rute dan Cara Menuju Antapura De Djati, Wisata Instagramable di Garut

Menemukan, Pengalaman

KOMPAS.com – Jika berkunjung ke Garut, ada salah satu tempat wisata baru yaitu Antapura De Djati.

Tempat ini menawarkan gabungan dari wisata alam, kuliner, wahana bermain, spot foto dengan latar sawah, serta perbukitan khas Priangan. Lokasinya juga dekat dengan sejumlah tempat wisata populer di Garut.

 

“Di Garut banyak tempat wisata, kebanyakan rutenya lewat sini. Jadi Antapura bisa jadi opsi pertama atau opsi terakhir, tujuannya pemandian air panas Cipanas, sentra industri kulit Sukaregang, lanjut ke Situ Bagendit,” ujar Manajer Operasional Antapura De Djati, Fikri, kepada Kompas.com, Selasa (4/10/2022).

Bagi kamu yang hendak berkunjung ke wisata Antapura De Djati, hendaknya ketahui terlebih dahulu rute menuju ke tempat wisata ini.

Rute dan cara menuju Antapura De Djati

Antapura De Djati beralamat di Jalan Raya Cibiuk, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Garut, Jawa Barat.

Lokasi Antapura De Djati cukup strategis. Hanya sekitar 17 kilometer dari Nagreg, Kabupaten Bandung, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 25-30 menit.

Jika dari luar Garut, tempatnya akan mudah dicapai dari Limbangan, sebuah kecamatan di Garut.

“Keluar Tol Cileunyi, ke arah Tasikmalaya, pas sampai di Nagreg kan ada dua arah yaitu arah Garut sama Tasik. Nah dari Nagreg ambil arah kiri, ke Tasik, jangan Garut. Beloknya ke Pasar Limbangan, paling tiga kilometer sampai,” ujar Fikri.

Di Jalan Cagak Nagreg dari arah Bandung, kamu bisa terus turun sampai menemukan Pasar Limbangan, tidak perlu belok kanan ke arah Garut.

Saat di Limbangan, belok kanan ke arah Cibiuk. Patokannya jika sudah sampai kantor Polsek Cibiuk, maka lokasi sudah dekat.

Pengunjung dari Jakarta dan sekitarnya juga bisa mengikuti petunjuk peta melalui aplikasi karena rutenya cukup mudah dari keluar tol.

Adapun bagi yang naik kendaraan umum, bisa naik bus lalu dilanjutkan dengan ojek online atau angkutan umum.

“Kendaraan umum bisa ke Pasar Limbangan, pakai bus arah Tasik atau arah Jawa. Lalu kalau berhenti di Limbangan, bisa lanjut angkot Limbangan-Garut Kota atau ojek online,” kata Fikri.

Namun, perlu diingat bahwa jam operasional bus dan angkutan umum terbatas pada pukul tertentu seperti sore atau malam hari.