Kuliner

Rekomendasi Menu Diet Susu Kedelai, Cocok untuk yang Vegetarian dan Alergi Susu Sapi, Tinggi Protein

TRIBUNJATIM.COM – Bagi Anda yang merupakan vegetarian, tak perlu bingung untuk mengatur menu diet.

Anda bisa mengonsumsi susu kedelai.

Menu diet susu kedelai ini cocok untuk Anda yang vegetarian dan alergi susu sapi.

Dengan rutin menerapkannya, Anda bisa menurunkan berat badan.

Kandungan lemak tak jenuh pada kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat.

Jika Anda alergi susu sapi, susu kedelai bisa jadi alternatif.

Juga, menu diet susu kedelai ini aman untuk Anda yang vegetarian.

Tertarik mencoba menu diet susu kedelai?

Berikut tersaji cara membuat susu kedelai sebagai menu diet, dilengkapi tips menjaga berat badan ideal.

Menu Diet Susu Kedelai

Rupanya dengan modal susu kedelai Anda bisa dapatkan berat badan ideal yang diimpikan.

Kedelai diketahui miliki kandungan nutrisi yang luar biasa mulai dari protein, kalsium, zat besi dan magnesium.

Kedelai bisa disebut sebagai pengganti daging yang miliki protein tinggi bagi orang yang tidak mengonsumsi daging.

Selain tinggi protein, kedelai sangat baik dimanfaatkan untuk diet.

Selain kaya akan nutrisi baik bagi tubuh, kedelai juga rendah lemak yang baik untuk bantu menurunkan berat badan.

Kandungan lemak tak jenuh pada kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat.

Tertarik untuk mencoba tips turun berat badan dengan susu kedelai? Jika ia jangan buru-buru untuk membeli di pasar.

Anda juga bisa membuat susu kedelai di rumah untuk bantu diet lancar.

kuliner, rekomendasi menu diet susu kedelai, cocok untuk yang vegetarian dan alergi susu sapi, tinggi protein

Ilustrasi – Cara membuat susu kedelai untuk menu diet. (freepik.com)

Berikut bahan dan cara membuat susu kedelai yang di muat dalam Food NDTV:

– Siapkan kedelai

– Air hangat

– Gula atau madu

Rendam kedelai dengan air hangat selama kurang lebih 12 jam dan bilas.

Jika sudah bersih Anda bisa blender kedelai sampai halus.

Saring susu dan didihkan bersama dengan air, Anda juga bisa tambahkan gula serta madu untuk menambah rasa.

Jika Anda sudah berhasil turunkan berat badan dengan konsumsi susu kedelai, Anda bisa menjaga agar tubuh tetap langsing seterusnya.

Susu Kedelai Bisa Obati Kolesterol

Berbeda dengan susu sapi, susu kedelai tidak mengandung kolesterol dan kandungan lemak jenuhnya sangat rendah.

Hal ini tentunya sangat baik di konsumsi bagi mereka yang sedang mengalami kolesterol tinggi.

Bahkan menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), rutin mengonsumsi 25 gram protein kedelai bisa menurunkan kolesterol sehingga juga menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Hal ini dikarenakan kandungan protein dalam kedelai sekitar 25 gr atau 2 1/2 gelas susu kedelai dapat menurunkan LDL sekitar 10 persen.

Selain itu, susu kedelai juga mengandung asam lemak omega-3 yang membantu menurunkan kadar lipid dalam tubuh juga kaya vitamin B-6 dan mengandung magnesium, phosphorus, riboflavin, serta thiamin.

Salah satu manfaat dari konsumsi susu ini adalah memenuhi kebutuhan serat dan menyehatkan organ pencernaan.

Probiotik seperti oligosakarida yang terdapat dalam kedelai juga bisa menghilangkan sembelit dan melancarkan buang air besar.

Diketahui, dalam satu cangkir susu kedelai hanya mengandung 5 gram total lemak, 80 kalori, dan protein sekitar 7 gram.

Dibandingkan dengan biji-bijian lain, kacang kedelai memiliki lebih banyak protein.

Protein sendiri dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan memelihara jaringan tubuh, termasuk organ dan otot.

Tak lupa susu kedelai juga bisa menjadi alternatif sumber protein bagi mereka yang mengalami intoleran laktosa atau pun vegetarian.

Dari laman Harvard Medical School mencatat bahwa mengonsumsi susu kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol.

Hal ini dikarenakan kandungan protein dalam kedelai sekitar 25 gr atau 2 1/2 gelas susu kedelai dapat menurunkan LDL sekitar 10 persen.

Selain rasanya enak, kini susu kedelai murni sudah sering banyak dijumpai diberbagai tempat.

Meski begitu perlu diingat, susu kedelai dan produk kedelai lainnya mengandung isoflavon, yang jika terlalu tinggi dalam tubuh bisa menurunkan kesuburan.

Namun, semua ini tidak berbahaya jika kita mengonsumsi susu kedelai setiap hari dalam batas wajar alias tidak berlebihan.

Tips menjaga berat badan ideal, melansir dari bhf.org.uk:

1. Fokus

Jika Anda ingin turunkan berat badan, fokus pada tujuan, hindari hal-hal yang membuat tujuan diet justru terkendala.

2. Buat Catatan

Mungkin cara ini terbilang sedikit menyita waktu, sebab Anda diharuskan untuk mencatat asupan makanan yang dikonsumsi.

Coba terapkan cara ini untuk setiap makanan yang dikonsumsi dan lihat perubahan yang dirasakan.

3. Keseimbangan

Usahakan untuk mengatur keseimbangan kebutuhan gizi secara benar, gunakan sepertiga makanan untuk buah dan sayur.

Sepertiga lainnya untuk makanan berbahan utama tepung, 15 persen dari susu rendah lemak, 12 persen daging dan kacang-kacangan dan 8 persen untuk lemak dan gula.

4. Perhatikan porsi

Untuk menjaga tubuh tetap ideal dan terhindar dari kegemukan pastikan untuk mengatur setiap porsi yang akan dikonsumsi.

Anda juga bisa coba gunakan wadah lebih kecil untuk makanan yang dikonsumsi.

5. Olahraga

Selain makanan, aktivitas fisik atau olahraga sangat berpengaruh pada penurunan berat badan.

Semakin banyak aktivitas fisik yang dilakukan maka semakin banyak juga kalori yang terbakar.

Miliki tubuh ideal dan turun berat badan dengan mudah tanpa menyiksa.

Artikel ini telah tayang di Sajian Sedap

Baca artikel terkait menu diet lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com