Hiburan

Prilly Latuconsina: Banyak Orang Terkenal dengan Menjual Kepalsuan

selebriti, prilly latuconsina: banyak orang terkenal dengan menjual kepalsuan

Potret Prilly Latuconsina di Candi Borobudur (instagram/@prillylatuconsina96)

SuaraBanten.id – Memiliki nama besar di dunia entertainment tak selamanya membuat artis dipandang positif oleh publik. Terlebih jika drama-drama kehidupan sang artis sering terekspos, hingga membuatnya dianggap settingan belaka.

Bahkan tak sedikit dari mereka membuat settingan masalah untuk menaikkan nama agar lebih dikenal masyarakat.

Hal itu dibenarkan artis cantik dan multitalenta Prilly Latuconsina dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @insta_julid.

Prilly Latuconsina menyebut bila saat ini banyak orang yang ingin terkenal namun menjual kepalsuan.

“Era teknologi kayak sekarang itukan banyak banget orang-orang yang berlomba pengen terkenal tapi saking pengen terkenalnya akhirnya menjual sesuatu yang sebenernya engak ada,” ucap Prilly Latuconsina dalam video viral itu.

“Menjual Kepalsuan, cerita palsu, berita palsu, sensasi palsu, settingan seperti itu karena mau dapat frame yang singkat gitu yang cepet,” imbuh bintang Film Ganteng-ganteng srigala itu.

Prilly Latuconsina juga menegaskan bila kepalsuan yang telah dibangun pada akhirnya akan tetap diketahui publik. Sehingga, ia mengatakan untuk lebih baik menjual sesuatu yang bermanfaat.

“Ternyata at the end of the day penonton juga bakal tahu kok mana yang palsu dan asli gitu. Jadi daripada pengen terkenal tapi berkhianat sama jati diri sendiri mendingan jadi diri sendiri tapi menjual sesuatu yang bisa bermanfaat buat orang banyak gitu,” ujar Prlly.

Unggahan itu juga mendapat berbagai respon dari netizen. Mereka menyebut bahwa era saat ini membuat orang sangat mudah terkenal.

“Emang di era kya skrg peluang utk terkenak itu sngat mudah. Yg ga bkin settingan pun bs terkenal dg instant modal video doang, video nya bs org lain yg rekam atau di rekam sndri.,” ungkap @a*****i.

“masalah nya yg pengen terkenal itu gak punya sesuatu yg bisa dijual kecuali kepalsuan (emoji tertawa),” timpal @u****8.