Otomotif

Preman Kampung yang Halangi Mobil Sembako Untuk Korban Gempa Cianjur Lesu Minta Maaf

TRIBUNPEKANBARU.COM – Videonya sempat viral di Tiktok, aksi pemuda yang menghadang mobil sembako bantuan korban gempa Cianjur.

Video itu menjadi perbincangan warganet di Tiktok dan beberapa media sosial lainnya.

Aksi sang pemuda viral itu menuai hujatan banyak orang di media sosial.

Mereka maunya enak sendiri membuat sang sopir mobil sembako harus putar balik karena tak diijinkan lewat.

Kini setelah viral, pemuda atau preman kampung itu ditangkap dan meminta maaf.

Setelah aksinya viral mencegat mobil yang mengantarkan bantuan ke korban gempa cianjur kini para pelaku berhasil diamankan

Dalam video yang diunggah dalam Instagram @polres.cianjur tersebut kedua lelaki tersebut tampak tertunduk lemas menyampaikan permohonan maaf

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya melakukan penghadangan karena daerahnya belum mendapatkan bantuan.

Untuk itu, ia meminta para relawan yang hendak memberikan bantuan ke korban terdampak gempa bumi di Cianjur melakukan koordinasi dengan personel Polri yang berada di posko-posko.

Koordinasi itu dilakukan supaya peristiwa penghadangan tidak terulang.�

Ibrahim mengatakan, pihaknya yang berada di posko-posko siap membantu dan mengawal para relawan untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah lokasi yang terisolir sekalipun.

Namun, tiga warga Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Cianjur, itu sudah dibebaskan demi alasan kemanusiaan.

Kabid Humas juga mengimbau warga terdampak gempa Cianjur yang belum mendapatkan kebutuhan sembako untuk menghubungi hotline yang disediakan. (Tribun Medan)