Otomotif

Polresta Bandar Lampung Amankan 6 Motor Diduga untuk Balapan Liar

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung amankan 6 unit motor yang diduga digunakan untuk balapan liar pada Minggu (11/12) dini hari, sekira pukul 04.25 WIB.

Enam unit motor yang diduga digunakan untuk balapan liar tersebut diamankan di jalur dua Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung.

Kasat Samapta Polresta Bandar Lampung Kompol Suwandi mengatakan, diamankannya 6 unit motor tersebut bermula mendapatkan laporan warga tentang adanya pemuda yang melakukan balapan liar.

Tim dari Polresta Bandar Lampung kemudian meluncur ke Jalan Sultan Agung yang jadi lokasi balapan liar.

Saat tiba dilokasi, anggota polisi mendapati 6 unit motor tanpa pemiliknya.

Kemudian 6 unit motor tersebut diamankan ke mapolres Bandar Lampung.

Jenis motor yang diamankan diantaranya Honda GL Max.

“Ada satu motor Honda GL Max yang diamankan tidak memiliki pelat Nopol,” kata Kompol Suwandi.

Motor lainnya yang juga turut diamankan yakni Yamaha NMax dengan nomor polisi BD 2013 WI.

Lalu, ada motor Honda Supra X nomor polisi BE 3424 Y.

Satu motor yang juga diamankan memiliki spek drag tanpa pelat nomor polisi.

“Diduga motor-motor tersebut ditinggal pemiliknya usai balapan,” terang Suwandi.

Lebih lanjut dijelaskannya, 6 unit motor yang diamankan itu diketahui tidak memiliki surat kendaraan.

“Pemilik motor diduga melarikan diri karena mengetahui kedatangan tim walet ke lokasi balapan liar,” terangnya.

Kompol Suwandi mengimbau masyarakat untuk tidak takut melaporkan jika mendapati aksi balapan liar.

Pasalnya, kata dia, selain mengganggu pengguna jalan lainnya. Aksi para pelaku balapan liar itu juga membahayakan mereka sendiri.

“Kita ingatkan ke warga masyarakat untuk melaporkan jika mendapati adanya aksi balapan liar, karena hal itu bisa mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.

Kompol Suwandi juga mengingatkan para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya.

Karena aksi balapan liar kerap dilakukan oleh para remaja dengan usia belasan tahun.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)