Kuliner

Pernikahan Kaesang dan Erina Jadi Berkah Untuk Warga, Begini Kisahnya

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Rangkaian pernikahan Kaesang-Erina, berdampak bagi masyarakat. Terutama bagi warga Purwosari, di RT 03/RW59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Warung dagangan laris manis. Omzet penjualan mengalami peningkatan hingga hampir dua kali lipat.

Sriwarni, pemilik warung di sekitar kediaman orang tua Erina menyampaikan, serangkaian acara pernikahan Kaesang-Erina, yang digelar di Purwosari beberapa hari lalu, sejak tanggal 8 Desember, berdampak bagi warungnya. Ia mengaku senang, karena dagangannya laris.

Banyak yang singgah dan membeli. “Ada (peningkatan omzet), banyak. Awalnya, di bawah 500 ribu sekarang bisa di atas 500 ribu sampai satu juta,” katanya, Sabtu (10/12).

Jarak warung milik Sriwarni yang bernama warung “Bu Dakir” dengan rumah Erina cukup dekat, hanya sekitar 50-100-an meter saja.

Warung ini bisa jadi menjadi warung terdekat, yang berada di akses masuk menuju lokasi digelarnya serangkaian acara pernikahan sejak tiga hari lalu.

Warung ini menjual aneka makanan. Mulai dari nasi, lauk-pauk, camilan, hingga minuman.

Karenanya, banyak warga yang singgah atau membeli makanan di warung tersebut. “Paling banyak (pesan) kopi, mi instan, kemudian air mineral. Itu yang banyak,” ujar Sriwarni.

Saking banyak pengunjung yang datang, perempuan 55 tahun itu mengaku beberapa hari lalu sempat kewalahan.

Kemudian meminta anak maupun saudaranya ikut membantu melayani pengunjung. Jam operasional warung pun diperpanjang.

Jika hari biasanya tutup sekitar pukul 17.00, saat ada rangkaian pernikahan Kaesang-Erina, mulai dari semaan Al-Quran, pengajian, siraman, hingga, midodareni warung tutup sampai pukul 23.00.

Sriwarni berharap, semoga Kaesang-Erina menjadi keluarga sakinah, mawadah, dan warahmah. Kemudian bisa membantu warga di Purwosari.

Ajak tetangga

Sebagian besar tamu yang hadir dalam akad nikah kemarin merupakan tamu penting, ada yang setingkat menteri atau juga kalangan selebritas.

Meski demikian, Erina tidak melupakan tetangganya. Beberapa dari mereka diajak menyaksikan kesakralan ijab kabul yang dimulai sejak pukul 12.30 WIB itu.

Salah satu tetangga Erina, pasangan Liz Indriyanti dan Subangkit Mulyono mengatakan keduanya begitu terharu bisa diundang ke pernikahan Erina yang dipinang Kaesang. �Kami tentunya merasa senang dan terhormat bisa diundang oleh Mbak Erina dan Mas Kaesang,� ujar Liz kepada pewarta seusai ijab kabul selesai.

Liz dan Subangkit merupakan tetangga Erina di daerah Depok, Sleman. Mereka datang sejak pukul 11.30 WIB ke pendapa dan menunggu seluruh prosesi dilaksanakan. Keduanya pun memiliki harapan agar pernikahan Kaesang dan Erina bisa bertahan lama, seperti mereka.

�Ya, harapannya semoga mbak Erina dan mas Kaesang langgeng sampai kakek dan nenek. Seperti kami yang sudah menikah selama 35 tahun,� tutur Liz.

Mereka juga menceritakan indahnya suvenir ijab kabul yang diberikan kepada para tamu. Suvenir itu berbentuk teko, terbuat dari keramik dan bertuliskan huruf K dan E.

Teko tersebut ditaruh di sebuah kardus yang bertuliskan Rarasing Gati Wilasitaning Rat, yang berarti keselarasan yang diupayakan sepenuh hati, membuahkan kebahagiaan semesta. Di dalam suvenir, ada sebuah kartu ucapan bertuliskan terima kasih.

Ditanya mengenai sosok Erina Gudono, Liz mengatakan Erina adalah perempuan yang memiliki jiwa sosial tinggi. �Mbak Erina ini kakak kelas anak saya di SMA. Dari kecil, jiwa sosialnya memang tinggi,� katanya.

Dia menceritakan, Erina memberikan buku pelajaran kepada anaknya sehingga Liz dan Subangkit tidak perlu beli lagi. �Waktu itu, saya ingat, ketika ada buku pelajaran yang sudah tidak dipakai, diberikan kepada anak saya,� jelasnya.

Liz dan Subangkit juga mendoakan Kaesang dan Erina bisa menghasilkan putra-putri pintar, soleh, dan berbakti kepada orang tua.

Perhatian warga

Prosesi akad nikah ini jelas menjadi perhatian warga DIY. Terlebih lokasi akad satu kompleks dengan Mal Plaza Ambarrukmo, di mana di mal itu dijadikan salah satu lokasi menonton bareng menggunakan layar besar. Terlebih kemarin adalah akhir pekan, pengunjung mal pun lebih banyak dibandingkan hari-hari kerja.

Selain ikut menonton bareng di Plaza Ambarrukmo, banyak masyarakat juga datang ke Pendapa Agung Royal Ambarrukmo untuk melihat lokasi pernikahan Kaesang dan Erina. Bahkan ada juga mengambil bunga-bunga yang menjadi dekorasi pernikahan tersebut. Salah satunya adalah Arti (52). Warga Kota Yogyakarta tersebut mengambil beberapa bunga untuk disimpan sebagai kenang-kenangan.

“Tadinya cuma lihat dari pintu kaca Plaza Ambarrukmo, terus ke sini (Pendapa Agung Royal Ambarrukmo). Lihat orang pada ngambilin bunga (dekorasi), terus ikut-ikutan. Tapi tadi udah izin, katanya boleh asalkan tidak ada vasnya,” ucapnya. “Buat kenang-kenangan aja, mau disimpan sampai layu. Semoga Mas Kaesang dan Mbak Erina bahagia, tadi ikut terharu, penuh khidmat dan berbudaya,” lanjutnya.

Selain Arti, Ema juga menyempatkan diri mengambil bunga dekorasi di Pendapa Agung Royal Ambarrukmo. Warga Bantul tersebut berharap bisa segera menyusul pengantin baru, Kaesang dan Erina. “Biar cepat ketularan (segera menikah),” ujarnya. (rif/ard/maw)