Otomotif

Pengendara Motor Yang Ngeprank Mau Culik Anak SD Akhirnya Minta Maaf, Publik Kompak 'Rujak' Wanita Ini

otomotif, pengendara motor yang ngeprank mau culik anak sd akhirnya minta maaf, publik kompak 'rujak' wanita ini

Pemotor nyamar jadi penculik buat takut-takuti siswi SD. [Istimewa]

SuaraBekaci.id – Usai viral di media sosial mengenai dua pengendara motor yang ngeprank takut-takuti anak SD untuk diculik kini meminta maaf kepada publik.

Sebelumnya, aksi pengendara yang membuat konten ngeprank anak SD itu bermula ketika dua wanita pengendara motor nekat menakut-nakuti dua siswi SD yang pulang sekolah.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo, salah satu dari wanita pengendara tersebut bercanda ke siswi SD dengan bertanya:

“Tak culik mau gak?,” kata wanita dalam video itu.

Mendengar pertanyaan tersebut, kedua siswi SD itu langsung berlari ketakutan dan bergabung dengan temannya yang lain.

Ketika melihat siswi SD itu ketakutan dan lari kocar-kacir, kedua pengendara motor justru tertawa ngakak sembari masih merekam video siswi-siswi itu saat panik.

Lantas, aksi kedua pengendara itu membuat warganet geram dan memberikan komentar yang menohok.

Setelah videonya viral dan mendapatkan kecaman dari warganet, kini kedua wanita pengendara motor tersebut meminta maaf kepada publik.

Video klarifikasi dan permintaan maaf itu diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah pada Jumat (18/11/2022).

“Saya dan teman saya, saya selaku pembuat video penculikan dengan akun TikTok @in***** meminta maaf atas video yang sempat viral, saya tidak ada niatan ngeprank atau konten dalam video tersebut. Saya dan teman saya hanya refleks dan tidak sengaja.” kata salah satu wanita pengendara motor itu.

Meski begitu, langkah klarifikasi dan permintaan maaf yang dilakukan oleh kedua pengendara motor itu dianggap hal yang biasa dilakukan pengguna media sosial apabila melakukan kesalahan.

“Polanya sudah hafal.. Bikin masalah>viral>klarifikasi>minta maaf.” tulis salah satu netizen.

“Reflek tapi kameranya ON ya mbak.” sahut yang lain

“Memang pelajaran tentang bijak bermedia sosial diperlukan di pendidikan untuk anak saat ini, biar pada ngerti mana yg baik untuk dilakukan, mana yg enggak pantas dilakukan.” sahut netizen yang lainnya.