Kuliner

PBNU Gandeng Wong Solo Group Jadikan MakanKu sebagai Makanan Resmi Indonesia

kuliner, pbnu gandeng wong solo group jadikan makanku sebagai makanan resmi indonesia

Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar bersama pemilik Wong Solo Group, Puspo Wardoyo. FOTO: Agung Santoso

SOLO – Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjalin kerja sama dengan produk MakanKu milik Wong Solo Group. Kerja sama ini sebagai salah satu bentuk akses berbagai program ekonomi yang dilakukan NU. Hal ini diungkapkan Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar, Selasa (22/11/2022).

Diketahui NU saat ini memiliki lembaga perekonomian yang meliputi bidang pertanian, perdagangan, jasa, dan lainnya. “Bidang-bidang usaha ini dapat diakses untuk berbagai kerja sama dengan produk MakanKu dari Wong Solo Group. Dengan begitu upaya mendukung dan menjadikan produk ini menjadi makanan resmi negara. Untuk makanan haji dan umrah jamaah Indonesia,” katanya.

Menurutnya bisnis makanan untuk jamaah haji memiliki nilai sangat besar. Namun selama ini Indonesia belum dapat menikmati hasil tersebut. “Berarti ada something wrong. Mudah-mudahan ini bisa gol. Namun apabila dilihat dari penerimaan pemerintah terhadap PT Halalan Thayyiban (HaTi) akan ada peluang bagi MakanKu. Kalau sudah diterima tinggal teknisnya saja,” lanjutnya.

Khusus untuk makanan haji, Anwar mengatakan membutuhkan koordinasi dengan sejumlah kementerian. Diantaranya Kemenag, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Keuangan. “Karena untuk makanan haji harus ada persyaratan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Kerjasama antara PBNU dengan Wong Solo Group sendiri sudah terjalin sejak tahun 2004 lalu. Kerja sama dimulai saat salah satu aset pesantren diserahkan ke Puspo Wardoyo untuk investasi. Dari yang semula hanya 1 outlet berkembang menjadi 15 outlet di Jawa dan luar Jawa.

“Jadi ini hubungan dunia usaha antara pengusaha dengan pesantren. Semula usaha kuliner konvensiona kemudian dikembangkan ke makanan siap saji,” katanya lagi.

Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan respon positif terhadap produk MakanKu yang akan menjadi makanan bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Menurutnya produk makanan siap saji ini dapat dijadikan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Sehingga MakanKu dapat menjadi makanan Indonesia,” katanya.

(Agung Santoso)