Otomotif

Pasar Motor Listrik Makin Semarak

otomotif, pasar motor listrik makin semarak

Model motor listrik Honda diperlihatkan dalam pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (2/11/2022). Setelah vakum sejak 2018, tahun ini resmi dibuka kembali. Ada 65 merek, terdiri atas 25 merek sepeda motor, 14 merek motor listrik, dan beberapa merek pendukung seperi ban, spare parts, jaket, serta aksesoris pendukung lainnya yang digelar hingga (6/11/2022). Foto: Tahta Aidilla/Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penerapan kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami perkembangan. Selain mobil listrik, masyarakat juga disajikan opsi kendaraan ramah lingkungan lewat motor listrik.

Dalam Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022, sejumlah motor listrik baru pun terus bermunculan dan membuat masyarakat semakin memiliki opsi yang beragam.

Dalam pameran yang digelar pada 2 hingga 6 November 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta itu, sejumlah produk motor listrik terbaru disajikan oleh beberapa brand seperti Polytron, Davigo dan ION Mobility. Produk motor listrik yang ditawarkan sendiri cukup beragam mulai dari motor listrik berukuran kecil hingga berukuran sedang.

Dalam IMOS 2022, Polytron memamerkan gebrakan lewat pengenalan motor listrik bernama Polytron T-Rex. Direktur Marketing Polytron, Tekno Wibowo mengatakan, Polytron T-Rex adalah produk flagship karena hadir dengan desain premium dan spesifikasi yang unggul.

“IMOS adalah ajang yang sangat dinantikan oleh para pecinta sepeda motor. Oleh karena itu, ajang ini kami jadikan momentum untuk memperkenalkan produk ramah lingkungan dan canggih dalam harga yang kompetitif,” kata Tekno Wibowo.

Selain Polytron, brand lain yang juga unjuk gigi dalam IMOS 2022 adalah Davigo. Chief Marketing Officer Davigo, Glora Slucky mengatakan, dalam pameran kali ini Davigo meluncurkan produk Davigo Dragon.

“Produk ini kami hadirkan sebagai produk yang fleksibel karena dipasarkan dalam dua jenis baterai sesuai dengan kebutuhan konsumen,” kata Glora Slucky.

Davigo Dragon ditawarkan dalam opsi baterai graphene dengan daya jelajah 120 kilometer dan baterai lithium dengan daya jelajah 200 kilometer. Spesifikasinya sendiri bisa berbeda karena baterai graphene merupakan baterai dengan kapasitas 72V35Ah sedangkan baterai lithium memiliki kapasitas 72V60Ah.

Berikutnya, gebrakan elektrifikasi juga disajikan oleh ION Mobility lewat produk M1-S yang tampil dengan desain mirip skuter maxi. Tampilanya pun terlihat sangat futuristik karena kental dengan nuansa garis tegas.

CEO ION Mobility, James Chan mengatakan, motor ini siap mengakomodasi kebutuhan motor listrik bagi masyarakat Indonesia karena menawarkan keunggulan dari segi desain, performa dan kepraktisan. Hanya saja, produk ini baru bisa dipesan pada tahun depan dengan perkiraan harga di bawah Rp 50 juta.