Menemukan

November Ceria Perhotelan, Okupansi Tamu Terus Membanjir

menemukan, pengalaman, november ceria perhotelan, okupansi tamu terus membanjir

November Ceria Perhotelan, Okupansi Tamu Terus Membanjir

RADARSOLO.ID – Pasca event akbar Haul Habib Ali dan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, hotel-hotel di Kota Bengawan masih tetap fully booked. Diisi tamu-tamu peserta Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) IX, yang waktunya hampir bersamaan.

Berlanjut akhir pekan ini, Sabtu (26/11), ada konser band legendaris tanah air, Dewa 19. Penontonnya, tentu juga bakal mengisi hotel-hotel terutama di sekitar venue edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

“Okupansi hotel kami masih 100 persen. Setelah muktamar, masih berlanjut tamu untuk HIPMI, Pospenas, dan konser Dewa. Hotel kami kebagian (tamu) semua event,” ungkap Public Relations Adhiwangsa Hotel and Conventions Center Mahadewi Lourdes kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (26/11).

Senada disampaikan Public Relations Manager Lorin Solo Hotel Dhani Wulandari. Tingkat hunian hotelnya juga full hingga saat ini. Selain terisi sekitar 50 kamar untuk tamu Pospenas, kamar sisanya penuh tamu grup lain. Kondisi ini bakal berlangsung sampai akhir November.

“Menjelang konser Dewa, okupansi kami sekitar 83 persen. Terisi 233 kamar. Nanti akhir bulan, hotel kami penuh lagi,” sambungnya.

Pejabat Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo Sistho A. Sreshtho mengatakan, rata-rata tingkat okupansi hotel-hotel di Solo dan sekitarnya tembus 80 persen. Bahkan beberapa hotel mencapai lebih dari 85 persen.

Menurutnya, November ini jadi bulan paling tinggi tingkat okupansi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya sepanjang 2022.

“Saya lihat hotel-hotel mencapai rekornya masing-masing tingkat okupansi bulan ini. Sebenarnya, November itu karakternya dari dulu memang lebih tinggi tingkat huniannya dibandingkan Desember. Karena di November, selalu diisi oleh kegiatan pemerintah dan corporate yang memang berusaha menghabiskan anggaran akhir tahunnya. Ditambah di November ini ada beberapa kegiatan yang membawa massa besar. Antara lain Haul Habib Ali, muktamar, Munas HIPMI, Pospenas, dan lain-lain,” bebernya.

Jika saat muktamar seluruh hotel berbagai bintang fully booked, bagaimana dengan event Munas HIPMI dan Pospenas? Sistho menyebut, kedua event ini juga berpotensi memenuhi kamar hotel dari bintang dua sampai empat. Kendati jumlahnya tidak sebanyak saat muktamar.

Ambil contoh, peserta Munas HIPMI sekitar 3 ribu orang. Namun mereka memilih hotel minimal bintang tiga atau empat.

“Karena mereka pengusaha, jadi punya budget yang lebih tinggi. Sedangkan Pospenas lebih bervariasi. Karena pesertanya juga beragam. Budget-nya juga menyesuaikan. Jadi bisa memberikan dampak positif ke hotel bintang dua dan tiga,” imbuhnya.

Disinggung soal persiapan jelang pesta rakyat saat perayaan pernikahan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo yang direncanakan Desember mendatang, Sistho memastikan semua hotel sudah siap menyambut para tamu VVIP yang akan hadir. Beberapa hotel juga sudah melakukan pembenahan untuk memberikan pelayanan prima.

“Kami di perhotelan ini kan sudah terbiasa melayani tamu VVIP. Karena kebetulan banyak event besar yang diadakan di Solo dan menghadirkan tamu-tamu pejabat. Jadi kami sudah ready 1.000 persen untuk persiapan pernikahan Mas Kaesang,” pungkas Sistho. (aya/wa)