Otomotif

Muridnya Jadi Korban Longsor Pasca Gempa Cianjur, Ustaz Taufiq Ungkap Pengakuan Siswanya: Enggak Kuat Saya

Muridnya Jadi Korban Longsor Pasca Gempa Cianjur, Ustaz Taufiq Ungkap Pengakuan Siswanya: Enggak Kuat Saya

otomotif, muridnya jadi korban longsor pasca gempa cianjur, ustaz taufiq ungkap pengakuan siswanya: enggak kuat saya

Foto Angkot yang tertimbun longsor di Cianjur. (Tribunnews Yulis Setiawan)

Muridnya Jadi Korban Longsor Pasca Gempa Cianjur, Ustaz Taufiq Ungkap Pengakuan Siswanya: Enggak Kuat Saya

Ustaz Taufiq ungkap detik-detik longsor di Cianjur yang timpa murid-muridnya.

Grid.ID / W-Stories

Mahdiyah November 26th, 2:29 PM November 26th, 2:29 PM

Laporan Wartawan Grid.ID, Mahdiyah

Grid.ID – Baru-baru ini, longsor terjadi di Cianjur.

Tepatnya di Jalan Raya Labuan-Cianjur, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Longsor itu terjadi akibat dari gempa yang terjadi di Cianjur beberapa waktu lalu.

Dikutip Grid.ID dari KOMPAS.com pada Sabtu (26/11/2022), longsor itu pun menimbun sebuah truk dan angkot.

Bahkan, diketahui angkot itu membawa belasan siswa sekolah.

Kasi Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, Hamid Suwardi mengatakan bahwa angkot tersebut membawa belasan siswa sekolah.

Ia mengatakan bahwa ada sekitar 15 orang siswa yang berada dalam angkot tersebut.

“Menurut keterangan, yang di angkot itu ada 15 orang, itu siswa anak sekolah yang baru pulang, dan yang lainnya yang berteduh tadi kan hujan,” ujarnya.

Sedangkan, dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id pada Sabtu (26/11/2022), Ustaz Taufiq Andi, guru sekaligus pendamping rombongan siswa itu pun mengungkap detik-detik kejadian tersebut.

Taufiq menjelaskan bahwa rombongan tersebut tengah dalam perjalanan pulang usai mengikuti kegiatan sekolah.

“Jadi bermula saat kami sedang perjalanan pulang dari acara Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Sarongge (tempat kemping). Konsep acaranya memang ada kemping, tapi karena kami bawa anak-anak jadi cuma mengikuti pembukaannya aja pada Senin (21/11) kemarin,” jelasnya.

Saat di perjalanan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang ternyata adalah longsor.

Taufiq mengungkap bahwa rombongan siswa perempuan pun selamat dari longsor tersebut.

Namun sayang, longsor itu justru menimpa angkot yang ditumpangi siswa laki-laki.

“Jadi pas arah pulang menuju sekolah, kami melintas di depan Sate Shinta (lokasi titik longsor), lalu ada suara gemuruh dari atas,” terangnya.

“Nah untuk rombongan saya yang murid perempuan ini selamat karena longsor itu tertahan besi dan batu penahan tebing,” sambungnya.

Saat itu ustaz Taufiq pun mendengar ada salah seorang siswa yang memanggilnya.

“Tapi tak lama, masyallah, ada murid yang teriak panggil-panggil nama saya. Dan ternyata itu Dawa,” terangnya.

Dirinya pun mengaku tak kuasa untuk menceritakan kejadian pilu itu.

Pasalnya, banyak siswa dan juga guru yang menjadi korban.

“Ya Allah enggak kuat saya,” kata ustaz.

“Dia cerita katanya teman-temannya sudah terpencar, Ustadz Yunus juga katanya kakinya patah dan luka-luka lainnya,” terangnya lagi.

Bahkan, beberapa muridnya pun mengalami luka serius.

“Kondisi murid saat ini masyaallah, Hisan bocor di kepala, kemudian dia ketika mau apa-apa suka bengong. Habis bicara bengong,” kata ustaz.

(*)