Otomotif

MGPA Klaim Kekuatan Aspal Baru Mandalika Tembus Lima Tahun, Ini Alasannya

MGPA Klaim Kekuatan Aspal Baru Mandalika Tembus Lima Tahun, Ini Alasannya

otomotif, mgpa klaim kekuatan aspal baru mandalika tembus lima tahun, ini alasannya

Para pembalap World Superbike Mandalika 2022 yang memacu motor di aspal baru. F Yosi/Otomotifnet

MGPA Klaim Kekuatan Aspal Baru Mandalika Tembus Lima Tahun, Ini Alasannya

Direktur Teknik dan Operasi MGPA, Samsul Purba jamin kekuatan aspal baru Mandalika bisa tahan sampai lima tahun ke depan.

Gridoto / News

Dia Saputra November 19th, 2:02 PM November 19th, 2:02 PM

GridOto.com – Ajang balap World Superbike Mandalika 2022 sukses digelar di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebelum balap kelas internasional itu digelar, sirkuit Mandalika telah melakukan beberapa persiapan terlebih dulu.

Salah satu persiapan jelang World Superbike Mandalika 2022 kala itu adalah perbaikan aspal di sirkuit.

Kabar itu disampaikan oleh Direktur Teknik dan Operasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Samsul Purba.

Samsul Purba menilai, saat ini aspal sirkuit Mandalika jauh lebih baik dengan standar Stone Mastic Asphalt (SMA).

“Artinya sekarang aspal sirkuit Mandalika tak hanya berstandar SNI saja,” buka Samsul Purba dikutip dari TribunLombok.com.

Menurut Samsul, kekuatan aspal baru ini bisa bertahan kurang lebih mencapai lima tahun ke depan.

“Dengan begitu kami tak perlu melakukan pengaspalan ulang jelang World Superbike Mandalika 2023,” tuturnya.

Saat disinggung soal kerusakan aspal sirkuit Mandalika, Samsul menilai cukup minim untuk terjadi.

“Kerusakan aspal bisa dipastikan minim. Bila ada, tinggal tambal saja,” tambah Direktur Teknik dan Operasi MGPA.

Samsul menjelaskan, aspal dengan agregat dari Lombok Timur dan Lampung itu diberi nama Rinjani.

Meski sebelumnya sempat kurang memuaskan, kini pihak pengelola sudah melakukan beberapa perbaikan sob.

Salah satu perbaikannya adalah modifikasi permukaan lintasan saat pengaspalan dilakukan.

Selain itu, pihak konsultan juga menyarankan pencampuran SMA dengan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC).

Ia mengatakan, AC-WC adalah bahan yang digunakan untuk pengerjaan aspal jalan raya dan landasan pacu bandara.

Berkat kombinasi itu, sirkuit Mandalika memiliki karakter aspal yang pas baik daya grip maupun kelicinan.

“Bila 100 persen SMA maka daya grip akan kuat, tapi bila 100 persen AC-WC maka akan licin,” paparnya.

Oleh sebab itu pencampuran aspal SMA dan AC-WC dilakukan untuk memperoleh komposisi yang mendekati keinginan pembalap.

“Kami menilai aspal ini sudah sesuai dengan standar FIM dan Dorna Sports,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Aspal Sirkuit Mandalika Kini Lebih Awet, Bisa Tahan Hingga 5 Tahun