Kuliner

Menikmati Makanan Khas Indonesia di Qatar, Ada Tahu dan Tempe di Doha

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Priyono dari Qatar

JIKA Anda sedang berada di Qatar dan rindu untuk menikmati makanan khas Indonesia, Anda bisa mampir ke pasar Souq Waqif, salah satu pasar terbesar di Doha Qatar.

Di sana akan mudah menemukan makanan khas Indonesia.

Di pasar yang mengusung konsep tradisional di Qatar itu ada pasangan dari Indonesia bernama Lili Sutarli Momo dan Ani Susanti yang mendirikan restoran bernama Indonesian Restaurant Tofu and Cake.

Mereka menyajikan makanan khas Indonesia. Mulai tahu, tempe, bakso, lontong, siomay, nasi padang, bubur ayam, dan lain-lain.

Berdasarkan cerita keduanya saat diwawancarai oleh Jurnalis Tribun Network, Eko, Priyono, restoran ini ternyata didirikan karena rasa kangen dan ketidaksengajaan.

Sang suami sendiri adalah pekerja kimia di Qatar, sedangkan istri adalah ibu rumah tangga.

Lantas, ketika orang tua berkunjung, tercetuslah ide tersebut.

“Awalnya tuh saya mengundang orang tua saya ke Qatar, bapak dan ibu saya,” katanya.

Di Indonesia, orang tua mereka adalah pedagang tahu.

“Dulu memang usahanya di bidang tofu, dia dagang tahu. Saya ajak ke sini untuk berkunjung, saya ajak umrah juga.”

“Nah pas di sini, mereka kangen masakan Indonesia, cari tahu disini,” kata Lili.

Mendengar permintaan sang ayah, Lili pun menjawab bahwa tidak ada tahu di Qatar soal masakan Indonesia.

Lantas, sang ayah pun lantas membuat tahu sendiri dengan bahan-banan yang dicari di Qatar.

“Kacang kedelai kita blender, abis itu kita bikin, kita saring, alhamdulilah jadi tahu kecil kecilan gitu,” ujarnya.

Lantas, makanan itu dibagikan ke tetangga.

Lili mengatakan bahwa dari situlah ide membuka restoran muncul.

Ditambah, para tetangga ternyata menyukai makanan Indonesia.

“Banyak yang suka dan minta dibikinin lagi. Dari situ, lalu ada ide untuk bangun restoran dengan menu tahu,” kata Lili.

Semua makanan yang kita sediakan itu ada tahunya.

“Kita bikin menu yang ada tahunya, semua ada tahunya. Kayak Kupat tahu, Batagor kan Bakso Tahu Goreng, ada bakso pakai tahu juga, goreng tahu juga yang sudah jelas itu,” katanya.

Dari sana, terus berkembang dari menu-menu berbahan dasar tahu ada juga menu-menu lainnya.

Seperti lontong sayur, bubur ayam, nasi kuning, nasi timbel, dan lain-lain.

Kemudian dari tahu itu ditingkatkan lagi memproduksi tempe yang tentunya harus belajar dulu.

“Alhamdulillah, setelah bisa belajar tempe, kita ajarin ke karyawan. Terus jualan tempe juga. Jadi lengkap nih, ada tahu ada tempe, ada bakso, ada lontong,” katanya.

Selain aneka makanan berbahan tahu, jualan mereka juga bertambah lagi.

“Selain menu utama, ada juga menu camilan. Kayak batagor, siomay, bakso. Itu kan makanan ringan ya. Lalu kalau makanan beratnya ada nasi timbel, ada nasi padang,” sebutnya.

kuliner, menikmati makanan khas indonesia di qatar, ada tahu dan tempe di doha

Pos Belitung Hari Ini, Kamis 24 November 2022 (Dokumentasi Posbelitung.co)

Mereka telah mendirikan restoran Tofu and Cake itu di tiga cabang.

Yang pertama di Doha, kedua di Barwa Village, dan cabang ketiga yang berlokasi di Pasar Souq Waqif.

Sesuai aturan pemerintah Qatar, semua karyawan yang bekerja di restoran milik mereka itu semuanya bersertifikat.

Karena semua yang bekerja di restoran harus punya Sertifikat Kesehatan yang khusus dikeluarkan oleh Pemerintah Qatar.

“Mereka yang bekerja itu harus betul-betul bersertifikat lengkap. Bisa memasak, dan ada tes kesehatannya,” katanya.

Sehingga, jangan khawatir di Qatar ini orang-orang yang menangani makanan pasti bersertifikat.

Jika tidak punya sertifikat itu, dia akan terkena denda yang angkanya besar sekali. (Tribun Network/rir)