Otomotif

Max Verstappen Juara F1 Abu Dhabi 2022, Sebastian Vettel Lalui Balapan Terakhirnya dengan Sedikit Kekecewaan

Max Verstappen Juara F1 Abu Dhabi 2022, Sebastian Vettel Lalui Balapan Terakhirnya dengan Sedikit Kekecewaan

otomotif, max verstappen juara f1 abu dhabi 2022, sebastian vettel lalui balapan terakhirnya dengan sedikit kekecewaan

Max Verstappen juara F1 Abu Dhabi 2022, Sebastian Vettel sedikit kecewa dengan balapan terakhirnya Twitter.com/AstonMartinF1

Max Verstappen Juara F1 Abu Dhabi 2022, Sebastian Vettel Lalui Balapan Terakhirnya dengan Sedikit Kekecewaan

Selain Max Verstappen menjadi juara F1 Abu Dhabi 2022, balapan Sirkuit Yas Marina semakin spesial karena Sebastian Vettel, tapi ada kekecewaan.

Gridoto / Sport

Rezki Alif Pambudi November 21st, 1:05 PM November 21st, 1:05 PM

GridOto.com – Selain Max Verstappen yang menjadi juara F1 Abu Dhabi 2022, balapan di Sirkuit Yas Marina semakin spesial karena Sebastian Vettel.

Sebastian Vettel berhasil menyelesaikan balapan terakhirnya di kejuaraan Formula 1, meski tak menjadi juara F1 Abu Dhabi 2022.

Vettel mengakhiri balapan di posisi ke-10, setelah menjalani balapan sulit di Sirkuit Yas Marina, Minggu (20/11).

Juara dunia empat kali ini sempat melakukan manuver donat di lurusan utama Yas Marina, sebelum mengucap kata-kata perpisahan kepada para fans di starting grid.

Bahkan usai balapan berakhir, Vettel dipilih fans menjadi ‘Driver of The Day’ F1 Abu Dhabi 2022.

Meski cukup senang karena bisa finis dan ikut selebrasi, pria asal Jerman ini sebenarnya agak kecewa dengan balapan F1 Abu Dhabi 2022.

Hal tersebut karena strategi salah tim Aston Martin di F1 Abu Dhabi 2022, yang mana Vettel merasa dirinya bisa finis lebih baik.

Apabila itu terjadi, Aston Martin bisa menggeser Alfa Romeo dari peringkat enam klasemen konstruktor F1 2022.

Kesalahan yang dimaksud bermula ketika Vettel memulai balapan sangat kompetitif, bisa menekan Esteban Ocon di depannya.

Saat para rival terdekat melakukan pitstop sekitar lap 13 hingga 19, sayangnya Vettel dipaksa bertahan hingga lap 25 karena tim ingin dia memakai startegi pitstop tunggal.

Hal itu membuatnya kehilangan banyak posisi, dan beberapa pembalap termasuk sang rekan Lance Stroll yang memakai pitstop dua kali diuntungkan.

“Kami malah mundur. Aku benar-benar mencoba. Aku memberikan semua,” ujar Vettel dilansir GridOto.com dari Planet F1.

“Hebat jika tim bisa finis di peringkat enam di klasemen konstruktor, tapi kami malah membuang strategi bagus dengan strategi yang kami pilih,” jelasnya.

Selain soal strategi, Vettel juga mengeluhkan Esteban Ocon yang cukup mengganggu lajunya sepanjang balapan.

Vettel kehilangan banyak waktu karena di belakang Ocon, padahal sebenarnya bisa memangkas beberapa posisi jika bisa menyalipnya.

“Aku merasa Fernando sangat baik saat awal balapan. Setelah itu ada pembalap Alfa Romeo yang bertarung keras karena mereka mempertahankan peringkat enam klasemen konstruktor,” ujar Vettel.

“Tapi sialnya aku tertahan di belakang Esteban sejak awal, sayang karena aku punya degradasi ban lebih baik, tapi kami malah melaju terlalu lama di trek tidak segera pitstop dan kehilangan banyak waktu,” jelasnya.