Otomotif

Longsor di Kawasan Tahura Karo, Satlantas Polres Tanah Karo Kerahkan Mobil Derek Bersihkan Material

Otomotif

TRIBUN-MEDAN.com, KARO – Akibat tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Karo, membuat longsor kembali terjadi di kawasan Jalan Jamin Ginting, tepatnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Berastagi Minggu (11/12/2022). Informasi yang didapat, longsor yang terjadi di KM 55-56 tersebut kembali menyebabkan pohon tumbang.

Dari peristiwa tersebut, pihak Polres Tanah Karo melalui Satlantas langsung melakukan tindakan mengevakuasi pohon yang menutup badan jalan tersebut. Amatan www.tribun-medan.com, jalan yang tertutup material pohon tersebut merupakan jalur dari Berastagi menuju Medan.

Berdasarkan informasi dari Kanit Turjawali Satlantas Polres Tanah Karo Ipda Sastra Sembiring, menjelaskan dengan adanya peristiwa longsor ini pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait. Dirinya mengatakan, untuk membantu proses pembersihan material longsor yang menumbangkan pohon, mereka mengerahkan mobil derek Satlantas Polres Tanah Karo.

“Sehubungan dengan adanya longsor yang membuat pohon menutup jalan, kita selanjutnya melakukan pembersihan dengan menggunakan mobil derek,” Ujar Sastra.

Dijelaskan Sastra, pilihan menggunakan mobil derek ini dilakukan agar proses pembersihan bisa berlangsung dengan cepat dan maksimal. Dirinya mengatakan, penanganan segera ini dilakukan agar jalur utama Medan-Berastagi ini bisa dilintasi dua arah.

“Material kayu yang terbawa longsor masih sedikit memakan badan jalan, evakuasi ini agar kedua jalur tidak terhambat lagi,” Ucapnya.

Diketahui, pada hari ini longsor yang membuat pohon ikut tumbang tak hanya terjadi di kawasan Tahura saja. Informasi yang didapat, tadi sekira pukul 10.00 WIB kejadian serupa juga terjadi di kawasan Listrik Bawah Berastagi.

Lebih lanjut, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terlebih saat melintas di jalan yang banyak pohon di bagian tebing. Terlebih, mengingat curah hujan yang cukup tinggi dikhawatirkan akan dapat terjadi hal serupa yang dapat membahayakan pengendara.

(mns/tribun-medan.com)