Otomotif

Lewat Jalan Terkikis, Truk Muat Kayu Sengon di Jember Terperosok ke Jurang

otomotif, lewat jalan terkikis, truk muat kayu sengon di jember terperosok ke jurang

Lewat Jalan Terkikis, Truk Muat Kayu Sengon di Jember Terperosok ke Jurang

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Gara-gara menghindari potongan kayu di jalan desa yang mulai terkikis, truk diesel N 8046 RG terguling dan terperosok ke dalam jurang sedalam lima meteran. Peristiwa ini terjadi di Dusun Krajan, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Kamis (17/11), sekitar pukul 17.30 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski truk terperosok ke jurang dengan posisi terbalik, namun sang sopir, Nurul Anwar, warga Dusun Krajan RT 003/ RW 002, Desa Jambesari, Sumberbaru, selamat. Pria 26 ini hanya mengalami luka ringan.

Informasi yang diperoleh, truk muatan kayu sengon ini terbalik setelah ban sebelah kanan ambles. Sebelum mengalami kecelakaan tunggal di jalan sempit itu, sebenarnya kendaraan ini sudah ada yang mengawal. Hanya saja, sang sopir ambil haluan terlalu ke kanan lantaran menghindari sisa potongan pohon yang roboh dua hari sebelumnya.

Akibatnya, ban belakang sebelah kanan terperosok ke bahu jalan. Kendaraan pun limbung hingga terguling. “Sisa jalan aspal berkurang akibat longsor ditambah ada potongan pohon. Sehingga lebar jalan hanya tersisa sekitar 1,5 meter saja. Imbasnya, truk bermuatan berat susah lewat,” kata Marsuto, Kepala Desa Jambesari.

Proses evakuasi truk yang terguling itu dilakukan secara manual. Ditarik oleh tenaga manusia, serta dua truk milik warga. Karena truk berada di bawah dan posisi berada di atas tumpukan kayu, maka proses evakuasi berjalan cukup lama.

Marsuto berkata, pihaknya meminta kepada Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Jember agar segera memperbaiki jalan yang longsor. Karena kondisinya cukup membahayakan bagi pengguna jalan. “Sebab, bibir jalan yang longsor akibat tergerus air itu berada di jalan menikung dan menurun,” ujarnya.

Jika tak segera diperbaiki, Marsuto khawatir, jalan itu akan semakin habis terkikis. Dampaknya, jalan tersebut bisa putus dan mengakibatkan dua dusun di Desa Jambesari terisolir. “Apalagi, jalan ini juga menjadi jalur penghubung Kabupaten Probolinggo dengan Jember. Jadi, setiap hari banyak pengendara yang memilih potong kompas lewat jalan desa ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih