Kuliner

Kreatif, Sumpah Pemuda jadi Momen 'Damaikan' Gen Z dan Boomers

Jakarta: Banyak yang menjadikan momen Sumpah Pemuda sebagai waktu yang tepat untuk melakukan aksi berfaedah. Seperti halnya KFC Indonesia, melalui unit bisnisnya, KFC Coffee yang menggelar kampanye bertajuk ‘Pour it All Out/Obrolin Semua’.

KFC Coffee yang memiliki komitmen untuk menjadi melting pot/tempat kumpul bagi semua generasi, menggelar kampanye ini dengan mengandaikan dua generasi yang selama ini dikenal paling berjarak: Boomers dan Gen Z, saling memaafkan dan berdamai.

“Kami melihat bagaimana dua generasi ini sering bergesekan dari waktu ke waktu, baik di media sosial maupun di dunia nyata. Kami pikir permasalahannya ada di ‘ketidaksalingpahaman’ di antara mereka. Kami bayangkan, bagaimana jika dua generasi tersebut duduk bersama untuk saling bicara dan memahami,” kata Eric Leong, Chief Executive Officer PT Fast Food Indonesia, Tbk.

“Dan di saat situasi seperti ini kehadiran kopi selalu dapat ditemui di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia. Kami pikir, KFC Coffee merupakan tempat yang pas untuk mewujudkannya,” sambungnya.

kuliner, kreatif, sumpah pemuda jadi momen 'damaikan' gen z dan boomers

image medcom

Teks Perdamaian dari Boomers kepada Gen Z. (Foto: KFC Coffee)

‘Pour it All Out/Obrolin Semua’ menjadikan audio sebagai materi utama kreatif kampanyenya. Ada dua versi audio yang merupakan pembacaan atas Surat dari Gen Z untuk Boomers dan Surat dari Boomers untuk Gen Z. Meski kedua surat ini terkesan terhubung, masing-masing surat bisa berdiri secara independen.

Selain audio, KFC Coffee juga mengamplifikasi kampanye ini lewat materi print atau cetak yang merupakan transkripsi dari format audio ke format teks dan dipasang di beberapa gerai, media luar ruang, hingga video digital.

kuliner, kreatif, sumpah pemuda jadi momen 'damaikan' gen z dan boomers

image medcom

Ajakan ‘damai’ dari Gen Z untuk Boomers. (Foto: KFC Coffee)

Menariknya, untuk ungkapan maaf dan ajakan versi boomers, menampilkan surat seperti penulisan jadoel di atas kertas usang ala-ala teks Sumpah Pemuda. Kemudian versi maaf dan ajakan damai dari Gen Z dibuat layaknya utasan di twitter.

“Momen Sumpah Pemuda menjadi waktu yang tempat untuk menginisiasi kampanye ini. Karena kita tahu, setiap generasi pernah muda dan setuju untuk selalu bersatu demi Indonesia,” tutup Eric.