Menemukan

Kisah Pasukan Penunggang Kuda yang Bertugas Mengamankan Perhelatan KTT G20

menemukan, pengalaman, kisah pasukan penunggang kuda yang bertugas mengamankan perhelatan ktt g20

Kisah Pasukan Penunggang Kuda yang Bertugas Mengamankan Perhelatan KTT G20

DENPASAR – Dalam rangka pengamanan jelang KTT G20 di Nusa Dua pada 15-16 November mendatang, Polri tak hanya mengerahkan pasukan bersenjata, tapi juga mengerahkan pasukan berkuda. Setidaknya ada 18 ekor kuda jenis womlat yang ditunggangi anggota yang secara bergantian melakukan monitoring di kawasan ITDC, Nusa Dua.

Aipda Sudarman salah satu aparat penunggang kuda mengatakan sejumlah kuda yang digunakan untuk berpatroli itu didatangkan dari Mabes Polri dan juga Polda Bali. Rinciannya, 4 ekor kuda dari Polda Bali dan 14 ekor lainnya didatangkan langsung dari Mabes Polri.

“Sudah sejak 30 Oktober dini. Kami patroli mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita,” katanya saat ditemui di sela kegiatan patrolinya di kawasan ITDC Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, untuk satu tim patroli terdiri dari dua personel yang menunggangi dua ekor kuda. Mereka akan berkeliling kawasan ITDC mengecek kondisi keamanan. Mereka juga akan melakukan pengecekan di sejumlah kawasan hotel, restauran dan kawasan penting tempat penyelenggaraan KTT G20.

Menurutnya, setiap harinya sejUmlah ekor kuda itu dibawa ke lokasi menggunakan mobil bus khusus. Mereka diangkut dari kandang yang terletak di Markas Brimob Polda Bali, di Batu Bulan, Gianyar.

“Berhubung di kawasan The Nusa Dua tidak ada lokasi atau kadang kuda, maka kita selaku angkut kuda ini ke Batubulan. Karena hanya di sana saja yang ada kandangnya. Pagi dan sore, kuda-kuda ini selalu diangkut menggunakan bus,” beber anggota Samapta Polda Bali ini.

Dikisahkannya, melakukan patroli menggunakan kuda memiliki tantangan tersendiri. Apalagi kuda yang ditinggalinya memiliki bobot besar dan tinggi 1,72 meter. Namun dia mengaku telah terbiasa. Karena sudah menunggangi kuda sejak awal masuk kepolisian.

“Dari dulu sudah latihan terus dan saat ini tinggal melaksanakan tugas saja,” ungkapnya. Dia pun berharap agar puncak KTT G20 bisa berjalan dengan lancar dan sukses. (Marsellus Nabunome Pampur/rid)