Kuliner

Kiat Waroeng Steak Bersiap Hadapi Resesi 2023

kuliner, kiat waroeng steak bersiap hadapi resesi 2023

Menu dari Waroeng Steak. Foto: Tugu Jogja

Indonesia diprediksi akan menghadapi resesi di tahun 2023 nanti. Hal ini membuat masyarakat dituntut untuk siap secara finansial menghadapi masa ketidakpastian. Para pengusaha pun mulai putar otak memikirkan strategi bisnis.

Pengusaha kuliner mulai memikirkan cara menciptakan menu dengan harga terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas bahan serta omzet.

“Soal resesi 2023, bismilah kita yakin optimis dengan adanya ekspansi dan investasi, ini bagian dari usaha kita, mudah-mudahan Indonesia bebas dari resesi,” ujar Direktur Utama PT Waroeng Steak Indonesia, Riyanto, Selasa (22/11/2022).

Meskipun dirinya optimis Indonesia bisa bebas dari resesi, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi hal tersebut di tahun 2023 nanti. Waroeng Steak pun gencar membuka cabang baru dengan segmen tersendiri untuk menjangkau masyarakat yang ingin makan steak dengan harga terjangkau.

“Kita tetep ada inovasi dan kreativitas suatu menu yang memang terjangkau,” ujarnya.

Ia mengungkapkan berdasarkan data yang dimiliki, setiap pengunjung akan mengeluarkan biaya Rp 30 ribu untuk makan di Waroeng Steak. Sehingga, ketika di tahun 2023 nanti ada resesi, maka pihaknya harus siap menciptakan menu baru dengan harga yang lebih terjangkau.

Hal ini mirip saat pandemi lalu, di mana para pengusaha berinovasi menciptakan menu untuk dibawa pulang. Dirinya berharap, Waroeng Steak bisa bertahan di tengah ketidakpastian.

“Ini isu tahun 2023 ada penurunan daya beli, ya kita harus susun strategi. Dari divisi marketing dan produk harus ciptakan menu yang bisa kita jual dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

kuliner, kiat waroeng steak bersiap hadapi resesi 2023

Peresmian cabang ke-10 dari Waroeng Steak di Jalan Pramuka, Yogyakarta. Foto: Tugu Jogja

Sebelumnya Waroeng Steak membuka cabang baru yang ke-10 di Jalan Pramuka, Yogyakarta. Ini menjadi salah satu upaya Waroeng Steak untuk bersiap hadapi ketidakpastian. Tak hanya itu, pihaknya juga berupaya untuk menjangkau masyarakat di Yogyakarta bagian selatan.