Otomotif

Kenali Jenis Pernis Mobil, Salah Perlakuan Cat Mobil Bisa Kebakar

Kenali Jenis Pernis Mobil, Salah Perlakuan Cat Mobil Bisa Kebakar

otomotif, kenali jenis pernis mobil, salah perlakuan cat mobil bisa kebakar

Ilustrasi pernis mobil Angga Raditya

Kenali Jenis Pernis Mobil, Salah Perlakuan Cat Mobil Bisa Kebakar

Pernis mobil mempunyai tiga karakter untuk kekuatan lapisannya. Ada yang kuat, dan ada juga yang sensitif ketika dipoles menggunakan mesin.

Gridoto / Tips & Trick

Angga Raditya November 18th, 12:00 PM November 18th, 12:00 PM

GridOto.com – Pernis mobil merupakan lapisan terluar dari cat mobil yang berguna untuk melindungi warna mobil.

Selain itu pernis juga membantu tampilan cat mobil jadi lebih kinclong dan mewah.

Meski begitu, pernis mobil terbagi dalam beberapa tingkat kekerasan yang berpengaruh kepada perawatannya.

“Pernis mobil itu biasanya terbagi tiga, Medium Solid (MS), High Solid (HS) dan Very High Solid (VHS),” buka Bastian Pramudita dari gerai detailing OCD.id, Palmerah, Jakarta Barat.

otomotif, kenali jenis pernis mobil, salah perlakuan cat mobil bisa kebakar

Sebagian besar mobil Eropa menggunakan pernis High Solid agar lebih maksimal kilap dan perlindungannya. Radityo Herdianto

Tiga jenis pernis ini punya karakter lapisan yang berbeda-beda, termasuk cara merawat yang berbeda juga.

“Paling keras lapisannya itu Very High Solid, pernis ini melindungi cat dengan sangat baik,” lanjut Bastian, sapaannya.

Kelemahan dari pernis Very High Solid ini adalah cukup sulit saat dipoles karena lapisan clear coat-nya yang tebal dan kuat.

Namun pernis VHS ketika sudah dipoles, hasilnya jauh lebih mengilap dibanding lainnya.

“Tapi jangan salah, justru pernis Very High Solid lebih mudah perawatannya dibandingkan Medium Solid,” sergah Bastian.

otomotif, kenali jenis pernis mobil, salah perlakuan cat mobil bisa kebakar

Poles mobil pada pernis Medium Solid harus lebih berhati-hati agar cat tidak kebakar Dipo / GridOto.com

Pada pernis Medium Solid, kendalanya adalah tidak bisa terkena mesin poles dalam waktu yang cukup lama.

“Kalau pernis Medium Solid dipoles cukup lama di satu titik yang sama, catnya jadi panas,” keluh pria berkacamata ini.

Efek samping dari cat panas ini adalah cat mobil bisa menjadi terbakar di dalamnya.

“Jadi cat mobil terbakar dari dalam, seperti ngisap catnya,” tutur pria berpostur langsing ini.

Sehingga mobil-mobil dengan pernis Medium Solid, harus lebih hati-hati saat melakukan poles mobil.

“Umumnya mobil-mobil Jepang baru banyak menggunakan pernis jenis Medium Solid, kalau mobil Eropa sebagian besar memakai pernis High Solid,” pungkasnya.