Berita

Kalender Bali Minggu 2 Oktober 2022: Baik Bepergian ke Arah Utara, Hindari Belanja Karena Ini

menemukan, pengalaman, kalender bali minggu 2 oktober 2022: baik bepergian ke arah utara, hindari belanja karena ini

Kalender Bali Minggu 2 Oktober 2022: Baik Bepergian ke Arah Utara, Hindari Belanja Karena Ini

bali.jpnn.com, DENPASAR – Minggu hari ini (2/10) berdasarkan kalender Bali masuk Redite Umanis Kulawu.

Sama seperti kalender Jawa, masyarakat Bali juga menggunakan kalender ini untuk berbagai keperluan, baik untuk menentukan hari baik, buruk dan lainnya.

Masyarakat Bali masih menggunakan kalender tersebut untuk acara keagamaan, usaha, pertanian, pernikahan atau kelahiran.

Meski mengadopsi sistem penanggalan Saka India, kalender Bali telah mengalami modifikasi sesuai dengan unsur lokal.

Pada kalender Bali terdapat pengalantaka sebagai acuan penetapan purnama dan tilem.

Melalui pengalantaka maka bisa menentukan hari baik (ala ayuning dewasa ayu) dan buruk (dewasa ala).

Penanggalan Bali juga tak lepas dari weweran yang dilakukan perhitungan dengan wuku sehingga dari pertemuan hari tersebut akan menentukan hari baik dan buruk untuk melakukan sesuatu.

Berikut ala ayuning dewasa ayu pada Minggu hari ini (2/10) dilansir dari kalenderbali.org:

1.Carik Walangati: Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).

2. Catur Laba: Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. (Alahing dewasa 4).

3. Kala Angin: Baik untuk memulai mengajar/melatih sapi, kerbau, kuda, dan ternak lainnya. (Alahing dewasa 3).

4. Kala Mangap: Tidak baik untuk berbelanja, bila menggunakan hari ini akan berakibat boros. (Alahing dewasa 4).

5. Kala Temah: Tidak baik untuk dewasa ayu. (Alahing dewasa 3).

6. Kala Upa: Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4).

7. Pepedan; Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).

8. Titibuwuk: Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya.

Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Alahing dewasa 3).

9. Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Sadayatana. (lia/JPNN)