Otomotif

Jual Motor Lewat Facebook, 3 Pencuri di Tanggamus Lampung Diringkus saat COD

Tribunlampung.co.id, Tanggamus � Sebanyak tiga pencuri motor di Tanggamus Lampung tidak bisa berbuat banyak setelah disergap polisi saat menjual barang hasil kejahatan.

Ketiga pencuri motor di Tanggamus Lampung ini terperangkap oleh penyamaran polisi yang pura-pura akan membeli motor setelah melihat promosi para pelaku di Facebook.

Motor yang ditawarkan para pencuri melalui media sosial Facebook diketahui sebagai hasil kejahatan, sehingga polisi di Tanggamus Lampung menyamar jadi pembeli. Kemudian janjian untuk cash on delivery atau COD.

Alhasil terjadilah pertemuan kedua belah pihak di epan toko Alfamart Talang Padang pada Rabu (7/12/2022).

Saat itu lah terjadi peristiwa penangkapan kepada para pelaku.

Upaya penangkapan oleh anggota Polsek Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung terhadap tiga pencuri motor berlangsung dramatis.

Sebab satu dari tiga pencuri berusaha menyerang polisi dengan pisau jenis badik, satu lagi melarikan diri saat penangkapan oleh anggota Polsek Pulau Panggung.

Seluruh pelaku berhasil diamankan, khusus satu pelaku yang lari ke pemukiman akhirnya tertangkap berkat bantuan warga.

Tiga pelaku curanmor itu berstatus pelajar berinisial DA (17), PU (16) dan BP (17).�

Dalam penangkapan tiga pelaku, Polsek Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung berhasil mengamankan beberapa barang bukti.

Barang bukti tersebut berupa sepeda motor Honda Beat warna biru milik korban dan sepeda motor Yamaha Mio J warna merah putih milik pelaku.�

Kemudian, terdapat sebilah badik bersarung kulit warna coklat yang juga diamankan pihak kepolisian.�

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Musakir mengungkapkan, ketiga pelaku tersebut ditangkap atas dasar laporan tanggal 7 Desember 2022.

Korban yang melaporkan kehilangan motor bernama Endra Distianti (25) warga Pekon Sidomulyo Kecamatan Air Naningan, Tanggamus, Lampung.�

Dari keterangan korban, dirinya baru menyadari kejadian tersebut saat bangun tidur pukul 05.00 WIB, lantas mengalami kerugian sebesar Rp 5 juta.

Dan anggota Polsek Pulau Panggung berhasil tangkap pelaku beberapa jam usai kejadian.

�Ketiga pelaku ditangkap, Rabu 7 Desember 2022 pukul 23.00 WIB,� ungkap Iptu Musakir mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Minggu (11/12/2022).

Ia jelaskan, penangkapan ketiga pelaku oleh pihak kepolisian sempat mendapatkan perlawanan dari pelaku.�

Petugas kepolisian nyaris menjadi korban kebrutalan pelajar SMA yang membawa senjata tajam.

Sebelumnya memang polisi berhasil mengidentifikasi pelaku setelah melakukan penyelidikan melalui media sosial.�

Dikarenakan, pelaku memposting sepeda motor hasil kejahatan melalui grup forum jual beli Facebook wilayah.

Hal itu karena Polsek Pulau Panggung menerima laporan dari korban dan langsung melakukan penyelidikan di media sosial Facebook.�

Lantas ada pemilik akun Facebook yang bernama Kang Cod �menawarkan sepeda motor yang ciri-cirinya seperti milik korban.

Berbekal informasi tersebut, pihaknya melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi pembeli.�

Sehingga pihaknya mendatangi salah satu Alfamart di Talang Padang untuk melakukan transaksi.�

Pelaku juga meminta pihaknya, untuk melakukan selfie di depan Alfamart dan meminta foto KTP sebelum melakukan transaksi.

Lanjut Iptu Musakir, sekitar pukul 23.00 WIB ketiga pelaku datang dengan mengendarai motor hasil curian.

Kemudian, pihaknya langsung melakukan penangkapan kepada tiga pelaku tersebut.�

Namun, pelaku berinisial DA melakukan perlawanan dengan menggunakan sebuah badik.�

Sedangkan pelaku BP melarikan diri ke arah rumah warga dan atas bantuan warga ketiga pelaku curanmor tersebut berhasil ditangkap.�

�Jadi ketiga pelaku tersebut ditangkap saat proses COD jual beli motor hasil kejahatan di depan gerai Alfamart di Talang Padang,� kata Iptu Musakir.�

Kemudian, berdasarkan pemeriksaan pelaku mereka telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak empat kali di Kecamatan Air Naningan.�

�Terhadap para korban belum melapor ke Polsek Pulau Panggung, namun semua korban telah didatakan,� ungkapan Kapolsek Pulau Panggung.�

Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Pulau Panggung untuk proses penyelidikan.�

Terhadap tiga pelajar SMA tersebut dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun kurungan penjara.�

Namun penyelidikan ini mengacu pada UU peradilan anak.��(�Tribunlampung.co.id�/ Dickey Ariftia Abdi )