Otomotif

Jadikan GIIAS 2022 Semarang Ajang Edukasi EV, Tahun Depan Pemprov Jateng Anggarkan Mobil Listrik

otomotif, jadikan giias 2022 semarang ajang edukasi ev, tahun depan pemprov jateng anggarkan mobil listrik

GIIAS 2022 Semarang yang menjadi sarana pengenalan dan edukasi kendaraan listrik [Seven Events].

Suara.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan bahwa pengadaan kendaraan listrik di lingkup pemerintah provinsi setempat diperkuat sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

“Kami mendorong teman-teman di lingkungan Pemprov Jateng untuk menganggarkan pengadaan mobil listrik,” paparnya di Semarang pada hari ini, Kamis (24/11/2022).

Sumarno menyatakan bahwa sejumlah organisasi perangkat daerah di Pemprov Jateng telah memanfaatkan kendaraan listrik. Contohnya Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta lingkungan Setda Jateng, serta DPRD Jateng.

otomotif, jadikan giias 2022 semarang ajang edukasi ev, tahun depan pemprov jateng anggarkan mobil listrik

Booth Toyota dalam GIIAS 2022 Semarang yang menampilan mobil elektrifikasi All-New Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid [Seven Events].

Pada tahun anggaran 2023, Pemprov Jateng telah menganggarkan untuk pengadaan kendaraan listrik. Selain itu, DPRD Jateng juga akan mengalokasikan pengadaan mobil listrik, yang saat ini sudah ada tiga unit.

Terkait dengan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2022 Semarang pada 23-27 November 2022, Pemprov Jateng menjadikannya sebagai ajang untuk mengedukasi masyarakat terkait kendaraan ramah lingkungan.

Selain itu untuk menambah pendapatan asli daerah Pemprov Jateng, di mana pendapatan terbesarnya berasal dari pajak kendaraan bermotor hingga bea balik nama.

“Jadi GIIAS ini untuk mendorong penjualan kendaraan bermotor di Jateng. Nantinya akan mendongkrak penerimaan bea balik nama dan pajak kendaraan bermotor. Jual beli, perputaran ekonomi, tentu saja berpengaruh terhadap perkembangan pertumbuhan ekonomi di Jateng,” tutup Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah.