Hiburan

Heboh Kedatangan Anies Baswedan di Tasikmalaya, Rocky Gerung: Ada Euforia untuk Perubahan Indonesia

Selebriti

TRIBUNKALTIM.CO – Pengamat politik Rocky Gerung bersama Hersubeno Arief soroti kedatangan Anies Baswedan yang menghebohkan masyarakat Tasikmalaya.

Menyoroti kedatangan Anies Baswedan ke beberapa daerah salah satunya di Tasikmalaya, Rocky Gerung mengatakan ada euforia untuk perubahan Tanah Air.

“Beberapa minggu lalu saya masih di Tasikmalaya, memang pendukung Anies Baswedan itu banyak sekali,” kata Rocky Gerung melalui YouTubenya, tayang Minggu (20/11/2022).

Rocky Gerung mengatakan bahwa saat ini terbukti bahwa semua spanduk Jokowi yang dipasang di Tasikmalaya tidak memiliki arti.

“Karena spanduk yang dipasang oleh panitia, saat Anies Baswedan datang berbalik orang ga peduli lagi dengan ribuan spanduk yang ada,” ujar Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, adanya euforia atas Anies Baswedan telah memperlihatkan adanya kerelaan untuk mendukung seseorang, tidak ada hubungannya dengan threshold.

“Jadi orang anggap mau threshold 20, mau nol persen, yang penting Anies Baswedan,” kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung membaca bahwa publik sudah ingin melihat kontras atau antitesisnya.

“Jadi Anies Baswedan juga pasti paham, kemarin kita dorong supaya relawan itu lebih baik di maksimalkan,” ujar Rocky Gerung.

Pengamat politik Rocky Gerung juga menyoroti adanya spanduk partai Nasdem yang beredar di Tasikmalaya.

Menurutnya, Nasdem menganggap partainya mesti harus diasuh melalui partai putih, karena secara resmi, partai Nasdem yang mengusulkan.

Tetapi secara populer, menurut Rocky Gerung sebenarnya partai Nasdem gagal memperlihatkan bahwa Anies Baswedan lebih mampu untuk disandingkan dengan teori continuity Surya Paloh dibandingkan relawan.

“Karena relawan menginginkan perubahan, disitu Nasdem akan diuji, apakah akan ikut relawan atau relawan dipaksa untuk ikut Nasdem,” kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengatakan bahwa menurutnya, partai Nasdem akan kalah.

“Nasdem juga masih bersiap-siap bahwa Presiden Jokowi melakukan langkah untuk menghambat Anies Baswedan,” komentar Rocky Gerung.

Rocky Gerung juga menyampaikan bahwa beberapa kali adanya sinyal dari Jokowi dalam mencari cara menghadang Anies Baswedan di forum yang diselenggarakan oleh partai Nasdem.

“Di ujung pemilihan pak Jokowi, ketika endorsment power tidak kuat, maka publik menganggap bahwa sebaiknya cara orang yang betul-betul antitesanya,” kata Rocky Gerung.

Masih menyoroti kedatangan Anies Baswedan, Rocky Gerung sampaikan bahwa yang menarik di Tasikmalaya adalah wilayah dari partai Gerindra.

Hal itu dibaca oleh Rocky Gerung akan memperlihatkan bahwa persaingan personal akan terjadi antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, bukan lagi partai Gerindra dan Nasdem.

“Kalau pak Prabowo Subianto datang ke Tasikmalaya, saya menduga tidak sebesar Anies Baswedan karena publik melihat Prabowo hanya sebagai extension dari Jokowi,” kata Rocky Gerung.

(*)