Berita

Hari Batik Nasional, Ini 5 Museum Batik di Indonesia yang Menarik Dikunjungi

menemukan, pengalaman, hari batik nasional, ini 5 museum batik di indonesia yang menarik dikunjungi

Ilustrasi pengrajin di Kampung Batik Trusmi, Cirebon. Foto: Arief Adhari/Shutterstock

Batik sudah dikenal lama sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang khas. Sejak tahun 2009, Wastra Nusantara milik Indonesia tersebut telah ditetapkan sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO.

Sejak ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Hari bersejarah ini digelar untuk mengagumi maha karya Indonesia satu ini.

Sebagai salah satu warisan kebudayaan Nusantara, deretan museum yang bisa membuatmu mengenal batik lebih dekat tak ada salahnya untuk disambangi. Di mana saja itu? Yuk, simak berikut ini.

1. Museum Batik Yogyakarta

Museum keluarga Hadi Nugroho dan R. Ng. Jumina Dewi Sukaningsih ini dinyatakan sebagai museum batik pertama dan terlengkap yang ada di Yogyakarta.

Museum Batik Yogyakarta yang diresmikan tahun 1979 ini menyimpan banyak koleksi batik berbagai motif.

Menariknya, kamu pun tidak hanya mengenal beragam kain batik khas Yogyakarta, di sini kamu juga bisa mengikuti latihan membatik bersama para pengrajinnya.

Harga tiketnya dibanderol mulai Rp 20 ribu. Sementara itu, pelatihan membuat batik dibanderol Rp 40 ribu per jam. Pihak museum juga menyediakan paket pelatihan membatik plus kunjungan dengan tarif Rp 85 ribu Rp 95 ribu.

Buat yang penasaran, kamu bisa datang langsung ke museum yang terletak di Jalan Dr. Sutomo No. 13A, Bausasran, Yogyakarta, ini. Museum Batik Yogyakarta dibuka setiap Senin—Sabtu pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB.

2. Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

Masih berada di daerah Yogyakarta, kamu juga bisa menemukan museum batik lain yang terletak di Jalan Boyong Kaliurang, Kabupaten Sleman, yakni Ullen Sentalu. Museum ini menampilkan seni dan budaya Jawa yang khas.

Museum satu ini menyimpan berbagai macam barang peninggalan Kerajaan Mataram Jawa, mulai dari perabotan hingga batik milik para bangsawan. Tak hanya itu, di sini pengunjung juga diajak melihat kembali bagaimana megahnya kerajaan Mataram pada waktu itu.

Beberapa peninggalan kerajaan Mataram Kuno hingga Mataram Islam, seperti dari patung, arca, syair, dan gamelan, juga bisa ditemukan di museum ini. Ada pula lukisan serta sejumlah benda hadiah dari Keraton Yogyakarta yang merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram Islam.

Selain itu, pengunjung juga bisa melihat beberapa motif batik yang ada. Salah satu motif batik yang cukup terkenal adalah Batik Motif Urang Wetan, motif batik khas keraton yang pernah digunakan permaisuri.

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta dibuka setiap hari Selasa-Minggu pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB. Adapun harga tiketnya dibanderol mulai Rp 50 ribu.

3. Museum Batik Pekalongan

“Kota batik di Pekalongan…” Mungkin kamu pernah mendengar penggalan lirik lagu grup band Slank tersebut. Ya, Pekalongan menjadi salah satu daerah yang terkenal akan batiknya yang khas.

Tak hanya bisa membeli atau menemukan batik secara langsung, kamu juga bisa mengunjungi museum batiknya yang khas.

Salah satunya adalah Museum Batik Pekalongan yang terletak di Jalan Jatayu No. 3, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Pekalongan.

Museum Batik Pekalongan menyimpan banyak koleksi batik tua hingga modern, baik itu yang berasal dari daerah pesisir, daerah pedalaman dan area Jawa lainnya. Ada pula batik dari berbagai daerah di Nusantara, seperti dari Sumatera, Kalimantan, hingga Papua, juga kain jenis teknik batik dari mancanegara.

Tidak hanya memamerkan koleksi batik, Museum Batik Pekalongan juga adalah pusat pelatihan membatik dan pusat pembelajaran batik.

Pelajar maupun pengunjung umum dapat belajar membuat batik ataupun melakukan penelitian mengenai budaya batik. Museum Batik Pekalongan juga mempunyai program-program pelatihan atau workshop membatik baik ke masyarakat.

Harga tiket masuk ke museum ini dipatok seharga Rp 2 ribu untuk pelajar, Rp 5 ribu untuk umum, dan Rp 10 ribu untuk mancanegara. Museum Batik Pekalongan dibuka setiap hari, Senin—Minggu pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

4. Museum Batik Danar Hadi Surakarta

Dari Yogyakarta bergeser sedikit ke Surakarta, kamu juga bisa menemukan museum batik lain yang tak kalah menarik dikunjungi, yakni Museum Batik Danar Hadi Surakarta.

Terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 261 Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, museum ini mengajak kamu untuk mengenal ragam motif batik khas Indonesia.

Daya tarik utama dari Museum Batik Danar Hadi adalah jumlah koleksi batiknya yang mencapai lebih dari 10 ribu. Jumlah koleksinya ini pun memecahkan rekor dari MURI sebagai jumlah koleksi batik terbanyak yang ada di Indonesia.

Terdapat 11 ruangan koleksi batik yang bisa dikunjungi pengunjung yang menyimpan koleksi batik yang berbeda-beda.

Batik-batik tersebut, di antaranya Batik Danar Hadi, batik Indonesia, batik keraton, batik pengaruh keraton, batik petani, dan batik saudagaran. Ada pula beberapa jenis batik dari pengaruh luar negeri seperti batik Cina, batik Belanda, dan juga batik Hakkokai.

Selain menemukan berbagai macam motif dan corak batik, pengunjung juga bisa mengikuti proses pembuatan batik secara langsung.

Untuk mengunjungi museum ini, harga tiketnya dibanderol Rp 15 ribu (pelajar) dan Rp 35 ribu (umum). Museum ini dibuka setiap hari, kecuali hari Kamis, mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

5. Museum Seni Neka Ubud, Bali

Museum yang didirikan oleh Suteja Neka pada tahun 1982 ini menyimpan banyak koleksi seni bertaraf internasional, salah satunya adalah batik khas Bali.

Terletak di Jl. Raya Campuhan, Desa Kedewatan, Ubud Gianyar, Bali, Museum Seni Neka Ubud menjadi salah satu destinasi yang wajib disambangi mereka yang ingin mengenal batik Bali lebih dekat.

Di museum ini, kamu bisa temui ragam motif khas Bali yang terkenal dengan latar alam dan abstraknya, seperti motif sekar jagad Bali, teratai banji, dan juga motif poleng biru.

Jangan lupa juga untuk ikut berpartisipasi dalam kelas membatik yang diselenggarakan setiap hari di museum ini! Tentunya, bakal jadi pengalaman seru dan menyenangkan, bukan!

Untuk harga tiketnya sendiri dibanderol mulai Rp 75 ribu per orangnya. Jam operasional museum adalah hari Senin—Minggu pukul 09.oo WITA hingga 17.00 WITA.