Kuliner

Dosen THP USM Berikan Pelatihan Pembuatan Egg Tofu sebagai Ide Makanan Inovatif

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG-Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Semarang (USM) memberikan Pelatihan Pembuatan Egg Tofu sebagai Ide Makanan Inovatif di Ibu PKK Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati Semarang pada 9 Desember 2022.

Para orang tua harus mempunyai ide kreatif dalam menyajikan makanan terutama yang mempunyai anak kecil, sering kali anak sulit makan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi.

Hal tersebut membuat para orang tua harus kreatif dalam membuat aneka makanan ditambah dapat sebagai peluang usaha yang mampu menambah penghasilan keluarga.

Dosen Teknologi Hasil Pertanian USM dalam program pengabdian masyarakat dengan tim pengabdian yang terdiri dari Erwin Nofiyanto, S.Pd., M.Si.,Ir. Sudjatinah, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. Sri Budi Wahjuningsih, M.P.melaksanakan pelatihan pembuatan egg tofu kepada Ibu PKK Kel.Mangunsari, Kec.Gunungpati Semarang, melalui kegiatan pengabdian diajarkan dalam pembuatan Egg Tofu yaitu salah satu ide makanan inovatif.

Dikatakan Egg Tofu merupakan salah satu produk olahan tahu yang dibuat dari sari kedelai dan telur ayam yang memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Tofu atau di sebut juga tahu sutera karena teksturnya sangat halus.

Sudjatinah mengatakan di pasaran dijual dalam keadaan segar dan dikemas dengan plastik kedap udara.

Teksturnya lembut, namun sedikit kenyal, rasanya juga lebih gurih daripada tahu biasa.

“Cara pembuatan egg tofu cukup mudah campurkan telur ayam yang sudah dikocok, susu kedelai, dan garam aduk hingga rata, tambahkan larutan tepung maizena aduk kembali dan saring, siapkan plastik es, tuang susu kedelai dan ikat dengan karet, kukus selama 10-20 menit dengan api kecil dan dinginkan jika sudah matang, keluarkan egg tofu (tahu telur) dari plastiknya, potong-potong dan siap diolah,” ungkap Sudjatinah.

“Pelatihan Pembuatan Egg Tofu kepada Ibu PKK Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati Semarang tersebut diharapkan dapat menginspirasi orang tua untuk berinovasi dalam membuat makanan praktis, mudah dibuat, menarik dan dapat sebagai peluang usaha yang mampu menambah penghasilan keluarga,” tambahnya. (*)