Otomotif

Cara Mudah Mendeteksi Suara Kasar di Ruang Mesin Mobil

otomotif, cara mudah mendeteksi suara kasar di ruang mesin mobil

Belt yang sudah aus karena pemakaian dalam jangka waktu lama bisa memicu suara kasar pada ruang mesin.

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Suara mesin mobil sering terdengar suara kasar saat dinyalakan maupun dikendarai. Kondisi demikian bisa dipicu oleh banyak penyebab.

Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara, mengatakan suara kasar di mesin dapat terjadi jika komponen di dalamnya bermasalah.

Berikut rinciannya:

1. Kompresor AC Mobil

Penyebab pertama suara kasar dari ruang mesin adalah dari kompresor AC mobil. Komponen pendingin kabin ini bisa menimbulkan suara berisik dan kasar, terutama jika olinya sudah mulai habis.

Pastikan oli kompresor AC tidak sampai kering, karena akan membuat komponen tersebut jebol.

2. Oli Mesin

Oli mesin yang kurang membuat komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang optimal.

Dalam jangka panjang hal ini sangat merugikan, seperti risiko turun mesin akibat komponen mesin yang saling bergesekan semakin cepat aus dan macet.

Pemilik mobil wajib mengecek oli mesin secara rutin untuk memastikannya tidak kurang dan dalam kondisi prima.

3. Belt Pemutar

Beberapa komponen mobil menggunakan tenaga mesin untuk bekerja, seperti kompresor AC dan alternator, melalui belt untuk memindahkan tenaga mesin ke komponen tersebut.

Belt atau sabuk pemutar akan mengalami keausan karena pemakaian dan berbunyi jika dibiarkan hingga habis bidang geseknya. Segera ganti sabuk pemutar supaya tidak putus dan menimbulkan masalah lebih besar.

4. Celah Katup Mesin

Suara mesin kasar dapat pula timbul akibat celah antara katup dengan penekannya yang terlalu rapat atau longgar.

Celah ini dapat berubah dan menyebabkan bunyi seperti logam bergesekan sehingga menimbulkan suara kasar.

Apalagi kalau tidak mengganti oli mesin, sehingga komponen di sekitar kepala silinder tidak mendapatkan pelumasan yang optimal.

5. Tensioner dan Timing Chain

Timing chain, berfungsi untuk menggerakkan camshaft dengan menerima putaran dari crankshaft. Sedangkan tensioner berfungsi menjaga ketegangan rantai agar dapat berputar dengan stabil.

Seiring waktu, timing chain akan mengalami penurunan performa, seperti kendur, sehingga menimbulkan bunyi.

Tensioner juga akan mengalami keausan karena selalu bergesekan dengan rantai dan menyebabkan suara kasar.

“Pemilik dapat menyelidiki penyebab mesin bersuara kasar tersebut untuk memastikan masalah apa yang timbul. Cara paling mudah, dapat membawa mobil ke bengkel terdekat,” tutue Tara, Selasa (29/11/2022).