Menemukan

Cara Menuju Gili Labak, Kepingan Surga di Tanah Sumenep

Menemukan, Pengalaman

KOMPAS.com – Keberadaan Gili Labak sebagai objek wisata bahari di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kian populer.

Gili Labak merupakan sebuah pulau kecil di Desa Kombang, Kabupaten Sumenep, yang hanya dihuni sekitar 38 kepala keluarga (KK). Pulau ini punya taman bawah laut yang indah.

Di sini penyelam bisa menemukan aneka karang yang unik dan langka, hingga biota laut yang kaya. Tiket masuknya hanya Rp 5.000.

“Pengunjung bisa sewa peralatan snorkeling sekitar Rp 30.000-an,” kata Kepala Desa Kombang, Cholik, kepada Kompas.com, Jumat (30/09/2022).

Buat kamu yang ingin berkunjung ke Gili Labak, simak panduan wisatanya berikut ini.

Cara menuju Gili Labak

Akses dari Kota Sumenep bisa naik sepeda motor menuju Desa Kombang. Setelah itu, baru lah naik perahu dari Pelabuhan Kombang menuju Gili Labak.

Tidak ada transportasi reguler menuju Gili Labak. Jadi, Cholik menyarankan menyewa perahu untuk menyeberang. Satu perahu muat hingga 20 orang dengan harga Rp 400.000 pergi-pulang (PP).

Sedangkan opsi kedua, agar perjalanan lebih terstruktur, kamu bisa menggunakan jasa open trip yang tersedia.

Biasanya, tarifnya sekitar Rp 150.000 per orang sudah termasuk tiket, makan, dan paket aktivitas.

“Harganya termasuk snorkeling, tiket dua destinasi ke Pantai Sembilan dan Gili Labak, jaket pelampung, local guide, dan satu kali makan,” terang Direktur Bumdes Pasopati Desa Kebundadap Timur (Kedatim), Aji Nur Rahman kepada Kompas.com, Rabu (05/10/2022).

Adapun jadwal kegiatan open trip ini umumnya dari pukul 06.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Nah, bagi kamu yang ingin menginap dan menikmati suasana malam hari di Gili Labak, tersedia pula homestay lokal dengan harga mulai dari Rp 650.000 per malamnya.