Otomotif

Bursa Pereli WRC 2023, M-Sport Masih Memilah

WRC ditutup dengan Reli Jepang yang baru pertama kali menyelanggarakan ajang tersebut di bawah peraturan Rally1. Ini artinya ada pengenalan baru unit hybrid. Sebuah mobil baru juga tiba, Ford Puma , menggantikan Fiesta sebelumnya.

Kompetisi beralih ke negara-negara yang berada di luar kalender untuk beberapa waktu, seperti Selandia Baru.

Ketika kejuaraan selesai akan timbul silly season yang tak terduga dan bisa membalikkan bursa pereli untuk WRC 2023.

Bagian penting dalam semua kerangka kerja ini adalah Hyundai. Pada awalnya, mereka juga tidak akan menjadi protagonis dan hanya mengumumkan kepergian pereli muda Oliver Solberg yang belum bersinar dalam dua musim sebagai pengemudi paruh waktu i20 N.

Tiba-tiba bertepatan dengan RACC (Rally of Spain di Catalonia), Ott Tanak mengumumkan perpisahannya dari struktur Korea Selatan. Langkah pereli Estonia sudah dikabarkan sejak awal Oktober, akhirnya menimbulkan efek domino yang masih belum jelas bagaimana akhirnya.

Berikut bursa transfer untuk musim 2023:

otomotif, bursa pereli wrc 2023, m-sport masih memilah

Ott Tanak, Hyundai World Rally Team

Hyundai, bagian penting dalam silly season WRC 2023

Meskipun Ott Tanak memiliki kontrak dengan Hyundai hingga musim depan, ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka lebih cepat. Juara WRC 2019 (dengan Toyota) mulai menunjukkan keraguannya pada awal Oktober, dan berbicara tentang kemungkinan meninggalkan kompetisi musim 2023 karena alasan pribadi.

Yang benar adalah bahwa ketidakpuasan Tanak di Hyundai terbukti. Dia tidak menggigit lidahnya ketika mengkritik pabrikan Korea Selatan karena masalah keandalan di awal musim atau team order.

Dengan demikian, Thierry Neuville yang akan memimpin pasukan Korsel. Pembalap kedua Hyundai akhirnya diberikan Essapekka Lappi. Pereli Finlandia telah menyelesaikan beberapa lomba sebagai pembalap paruh waktu Toyota Gazoo Racing.

“Hidup ini penuh kejutan! Memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Hyundai Motorsport dan mengikuti program WRC mereka secara penuh waktu adalah sesuatu yang tidak kami duga,” kata Lappi saat mengumumkan kepindahannya.

Baca Juga:Ingin Rekrut Loeb untuk WRC 2023, M-Sport Terganjal GajiLappi dan Breen Lengkapi Line-Up Hyundai untuk WRC 2023

Terdapat lebih banyak keraguan di unit ketiga tim. Hingga saat ini, Oliver Solberg dan Dani Sordo bergantian. Meskipun sudah diketahui bahwa pembalap Norwegia tidak akan melanjutkan dengan Hyundai, pembalap Spanyol itu sulit ditekan ketika menentukan masa depannya.

Sordo, yang naik podium dalam tiga dari empat partisipasinya musim ini, telah diberi tenggat waktu untuk membuat keputusan hingga RACC terakhir. Ia menundanya hingga Reli Jepang, acara terakhir tahun ini.

Ada banyak suara yang menunjukkan kemungkinan bahwa pembalap veteran itu akan pensiun setelah dua dekade di kejuaraan. Namun, Sordo memutuskan untuk tetap di Hyundai, dengan siapa dia telah menghabiskan sepuluh musim.

“Keputusan untuk menandatangani kontrak lagi dengan Hyundai jelas dan mudah bagi saya. Selama sepuluh tahun mereka telah menjadi keluarga,” tuturnya.

Tapi, siapa yang akan berbagi dengan Sordo di unit ketiga tim? Itu sempat jadi teka-teki, namun kenalan lama merek seperti Andreas Mikkelsen atau Hayden Paddon terdengar kuat .

Kedua nama itu bergabung dengan Kris Meeke yang, seperti yang dipelajari Motorsport.com, adalah salah satu alternatif. Pembalap Inggris, keluar dari kompetisi sejak 2019, menyatakan bahwa dia tertarik untuk kembali ke kejuaraan, tetapi sebagai pembalap paruh waktu.

Pada akhirnya, posisi itu tidak jatuh ke salah satu dari ketiga pereli tersebut. Hyundai akhirnya mengumumkan Craig Breen, yang baru keluar dari M-Sport, sebagai pembalap keempatnya.

Pria Irlandia itu mengakhiri hubungannya dengan Ford setahun lebih cepat dari jadwal, setelah musim yang perlu dilupakan. Ia memutuskan untuk kembali ke tempat yang membantunya berkompetisi antara 2019 dan 2021.

otomotif, bursa pereli wrc 2023, m-sport masih memilah

Ganadores Sebastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1 con el equipo

Jajaran Toyota, tak berubah banyak

Skuad Jepang tampaknya telah mengikat semuanya dengan baik untuk musim depan. Mereka tiba dengan gelar pembalap dan konstruktor di pelukan. Namun, kepergian Ott Tanak membalikkan perkiraannya.

Toyota Gazoo Racing berkomentar pada beberapa kesempatan tentang niat kuat mereka untuk mempertahankan line-up 2022. Kalle Rovanperä, juara dunia saat ini dan yang termuda dalam sejarah, sebagai pemimpin, dengan Elfyn Evans di kursi kedua, Esapekka Lappi dan Sebastien Ogier bergantian di mobil ketiga, serta Takamoto Katsuta di tim B.

Ketidakstabilan di jajaran juara dunia berasal dari dua faktor. Yang pertama, menunjukkan kemungkinan kembalinya Tanak ke tim yang memberinya gelar pembalap pertama dan satu-satunya, meskipun kemungkinannya tampaknya cukup rendah.

Faktor kedua, ini lebih penting, berasal dari beberapa pernyataan Ogier di mana ia tidak menutup pintu untuk menjadi pereli lagi, setelah terjun ke WEC. Juara dunia delapan kali itu kompetitif pada 2022, menang di Spanyol dan runner-up di Monte Carlo dan Selandia Baru .

Dalam pernyataannya kepada Motorsport.com, Ogier mengatakan ingin melanjutkan kiprah di Toyota , meskipun Jari-Mati Latvala menunjuk ke “masalah kontrak” (jika dia ingin meningkatkan jumlah partisipasi).

Untuk melengkapi pesta, kepindahan Lappi ke Hyundai, meninggalkan kekosongan di jajaran tim Jepang.

Setelah rumor berhembus beberapa pekan, Latvala mengumumkan pilotnya untuk musim 2023. Rovanpera dan Evans akan terus menjadi dua pereli utama dan Takamoto Katsuta akan dipromosikan ke tim resmi sehingga boleh mengikuti seluruh musim.

Sedangkan, Ogier akan tetap menjadi satu-satunya pembalap paruh waktu dalam struktur yang akan menurunkan empat unit.

Adrien Fourmaux, M-Sport Ford World Rally Team

Ford M-Sport, memantau penolakan Toyota dan Hyundai

Skuad Inggris memulai musim ini dengan gemilang, menggunakan mobil baru dan Sebastien Loeb sebagai pembalap paruh waktu. Pereli Prancis yang sangat veteran itu menang di Monte Carlo, dengan Craig Breen berada di tangga ketiga podium. Namun, tidak ada pembalap Ford yang pernah membuka sumbat sampanye lagi kecuali Breen finis kedua di Italia .

Setelah musim berakhir, bisa dibilang M-Sport mengecewakan. Hanya Craig Breen yang mampu mempertahankan kehormatan tim, dengan Adrien Fourmaux dan Gus Greensmith benar-benar hilang. Pierre-Louis Loubet , pembalap paruh waktu kedua, juga tidak menyelesaikan performa pada level yang diharapkan.

Dalam mencari pemimpin barisan yang memungkinkan mereka untuk kembali menang secara konsisten, M-Sport bisa memikirkan kembalinya Ott Tanak. Ia berlatih di tim Inggris, sebelum pindah ke Toyota dan kemudian Hyundai. Opsi ini terdengar kuat, terutama setelah pereli Estonia mengatakan bahwa dia membutuhkan “tantangan baru”.

Nama lain yang juga berada dalam orbit Ford adalah Oliver Solberg. Ia mengonfirmasi kepada Motorsport.com bahwa dia sedang dalam pembicaraan dengan M-Sport untuk 2023. “M-Sport adalah tim impian dan ini adalah tempat yang sempurna, untuk belajar sebagai pembalap muda. Mereka tahu bagaimana melakukannya,” kata Solberg.

Bagaimanapun, Richard Millener , manajer tim, memiliki pekerjaan di depannya karena dia adalah satu-satunya dari tiga struktur yang belum mengkonfirmasi pilotnya. Pilihan logisnya adalah melalui kembalinya Tanak dan pembaruan Sebastien Loeb. Telah terbukti bahwa apa pun bisa terjadi.

Susunan pembalap dalam tim WRC 2023

Tim Mobil Pereli Status
 Toyota GR Yaris   Kalle Rovanpera Penuh waktu
 Elfyn Evans Penuh waktu
 Takamoto Katsuta Penuh waktu
 Sébastien Ogier Paruh waktu
 Hyundai i20 N  Thierry Neuville Penuh waktu
 Esapekka Lappi Penuh waktu
 Dani Sordo Paruh waktu
 Craig Breen Paruh waktu
 M-Sport (Ford) Puma Menunggu pengumuman Menunggu pengumuman
Menunggu pengumuman Menunggu pengumuman
Menunggu pengumuman Menunggu pengumuman
Menunggu pengumuman Menunggu pengumuman