Otomotif

Berdayakan Ekonomi Kerakyatan, Belasan UMKM dan IKM Ikuti CFD di Tabanan, Bali

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Car Free Day (CFD) Tabanan selama beberapa waktu belakangan mulai aktif kembali.

Atas hal ini, untuk kemudian menjadi ajang untuk pameran produk bagi UMKM dan IKM di Tabanan.

Misalnya saja, pada Minggu 11 Desember 2022, belasan UMKM dan IKM memasarkan produknya di CFD Tabanan.

CFD sendiri digelar sejak pukul 06.00 Wita hingga 09.00 pagi haru. UMKM dan IKM berjumlah belasan itu, sebagian besar merupakan pelaku usaha kuliner.

Diantaranya, kuliner sate babi Nang Oman, tipat blayag Bu Dewa, kebab warung Arta, dan Mie kelor gud.

Tentu saja, kalangan masyarakat umum dan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan, menyambut meriah gelaran tersebut.

Sekda Kabupaten Tabanan, I Gede Susila mengatakan, kegiatan CFD tentu saja ke depan dapat menjadi kegiatan yang positif.

Kegiatan yang selalu dinanti masyarakat, ini dapat dimanfaatkan untuk ajang perputaran ekonomi masyarakat.

Terutama pelaku UMKM dan IKM Tabanan di bidang kuliner. Dimulai sejak November 2022 atau CFD dibuka kembali, maka ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk dapat berkumpul, bersantai, berolahraga, bahkan berkuliner ria dengan beraneka sajian oleh UMKM dan IKM yang hadir di ajang tersebut.

�Selain kuliner, berkumpul juga sebagai tpat olahraga,� ucapnya.

Menurut dia, di CFD ini juga diadakan senam andalan Sucita yang dilakukan bersama di Depan Patung Wagimin dan kegiatan jalan santai bagi para pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan.

�Jadi ke depan semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi semua masyarakat Tabanan,� jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, I Wayan Sukanrayasa menyebut, 14 UMKM lokal dan sejumlah IKM Tabanan merupakan binaan Dekranasda Kabupaten Tabanan.

UMKM maupun IKM dilibatkan, ada upaya dari pemerintah daerah untuk mendorong, dan menggeliatkan perekonomian melalui usaha kecil di Tabanan.

Apalagi, dalam masa new normal atau pasca pandemi seperti saat ini.

Dimana diketahui bersama saat pandemi berlangsung, seluruh UMKM dan IKM nyaris mandeg.

�Ini merupakan inisiasi dari Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, agar ekonomi kerakyatan ini menggeliat atau kembali bangkit dari pascapandemi,� tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa keterlibatan dari pelaku usaha lokal ini akan menjadi agenda tetap dan keikutsertaanya akan digilir.

Sehingga dampaknya dari tujuan untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan serta memberdayakan para pelaku usaha kecil.

�Karena kita bertujuan nantinya UMKM Go Digitalisasi. Jadi semoga bisa segera terwujud,� bebernya. (ang).