Otomotif

Berbagai Cara Antisipasi Balap Liar di Singkawang

Otomotif

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Dalam waktu dekat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang berencana memasang pita kejut di sejumlah jalan yang sering dijadikan lokasi balap liar oleh para remaja.

Jalan yang akan dipasang pita kejut ini, diantaranya yakni Jalan Sejahtera dan jalan di kawasan Jembatan Agen yang sering dijadikan lintasan untuk adu kecepatan para joki balap liar.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Singkawang melalui Kabid Lalu Lintas, Adi Haryadi, pemasangan pita kejut ini merupakan upaya Pemerintah untuk mencegah kembali terjadinya aksi-aksi balap liar di Singkawang.

“Ini adalah langkah antisipasi balap liar yang akan kami lakukan, sesuai tusi kami di Dinas Perhubungan,” ujar Adi Haryadi, Minggu 27 November 2022.

� Delapan Desa di Kabupaten Sintang Akhirnya Nikmati Aliran Listrik

Pemasangan pita kejut ini, Adi Haryadi katakan, direncanakan rampung pada akhir tahun 2022 ini.

Selain di dua jalan tersebut, Dinas Perhubungan juga akan membuat zebra cross di sejumlah jalan di Singkawang, yakni di jalan depan SMP Talenta Jalan Kurau, jalan depan RA Al-Ikhlas Jalan kuala, jalan depan SDN 23 Singkawang, jalan depan Masjid Raya, jalan depan TK Kartika XVII-09 Singkawang Jalan R.A Kartini dan jalan di depan RS DKT di Jalan R.A Kartini.

Sementara pita kejut, akan dipasang di U turn gereja AYAM, jalan depan Bangunan Baru, U turn depan Japer cafe, pita kejut depan U turn Mahkota dan pita kejut di depan dinas pertanian.

Satlantas Gandeng IMI

Satlantas Polres Singkawang menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) Singkawang dan pengelola Pantai Pasir Panjang Palapa untuk membina para remaja joki balap liar yang terjaring petugas.

Ketua IMI Singkawang, Samhadi mengatakan, pihaknya sangat siap untuk melakukan pembinaan tersebut kepada para joki balap liar.

Ia menerangkan, dalam pembinaan ini, para remaja akan diberikan pelatihan untuk menjadi pembalap yang benar dan sesuai aturan.

“Kita ajarkan bagaimana balap yang benar dan baik, menggunakan pengaman, memiliki asuransi. Bukan dijalan dan meresahkan masyarakat,” terang Samhadi, Minggu 27 November 2022.

Menurut penuturannya, sebelumnya IMI Kota Singkawang pernah menggelar perlombaan balap yang dikhususkan bagi joki-joki balap liar di Sirkuit Pantai Palapa.

Bahkan, lomba balap atau race yang digelar IMI ini sudah lebih dari 10 kali digelar. Di mana para joki balap liar dengan mengenakan peralatan pengaman yang lengkap, dapat sepuas-puasnya memacu motor metic 115 cc standar mereka di sirkuit.

Namun, ia menyayangkan, para remaja ini tetap saja melakukan aksi-aksi balap liar di jalan raya di Kota Singkawang.

Ia bahkan secara tegas meminta pihak kepolisian mengamankan dan melakukan tes urine kepada para remaja yang kedapatan melakukan aksi balap liar tersebut.

“Jika mereka masih balap liar, tolong ditangkap saja, dites urine, jika kedapatan menggunakan narkoba atau mabuk, kita rehab,” pintanya ke Satlantas.

Tindakan tegas ini, menurutnya, dapat dilakukan petugas Satlantas, karena para remaja joki balap liar ini tidak pernah jera melakukan aksi-aksi berbahaya tersebut.

Sementara itu, Pengelola Pantai Pasir Panjang Palapa, Harry wedha menerangkan, para remaja balap liar yang dijaring oleh petugas ini akan diajak untuk berkamping terlebih dahulu di kawasan pantai sembari diberikan edukasi tentang balap yang baik oleh IMI Singkawang.

Para joki balap liar yang sudah memahami tentang cara menjadi pembalap yang benar akan dapat ikut serta balapan di sirkuit pantai Palapa.

“Sehingga bisa menjadi sebuah sport tourism di Kota Singkawang,” ujar Herry.

Tahun 2023 mendatang, pihaknya bersama IMI Singkawang juga sudah berencana untuk membuat IMI Palapa Akademi yang difungsikan untuk mendidik para remaja joki balap liar ini, sehingga berminat untuk balap dengan cara yang benar.

“Semoga dapat pula menciptakan atlet-atlet balap yang berprestasi dan membanggakan Kota Singkawang,” tukasnya.

Cara Baru Atasi Balap Liar

Berbeda dari sebelumnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Singkawang punya cara baru untuk mengatasi aksi balap liar yang kerap terjadi di Singkawang.

Cara baru tersebut yakni dengan memberikan pembinaan kepada para remaja pelaku aksi balap liar, dengan menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) Singkawang dan Pengelola Pantai Pasir Panjang Palapa.

Kapolres Singkawang melalui Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Suwaris menjelaskan, para remaja aksi balap liar yang terjaring petugas Satlantas ini akan langsung pihaknya serahkan ke IMI Singkawang untuk dibina dengan memanfaatkan fasilitas sirkuit balap di Pantai Palapa Singkawang.

Menurut penuturan AKP Suwaris, saat ini pihaknya sudah menyerahkan 10 remaja balap liar yang terjaring petugas Satlantas kepada IMI Singkawang.

Sebelum dilakukan pembinaan oleh IMI Singkawang, remaja-remaja yang terjaring ini diminta untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatan yang sama dengan disaksikan secara langsung oleh orang tua mereka.

Polisi juga menyita kenalpot brong yang digunakan para remaja di kendaraan mereka sebagai sebuah efek jera.

Setelah diserahkan ke pihak IMI Singkawang, para remaja ini akan dilatih balapan dengan cara yang benar di sirkuit balap yang ada di Pantai Pasir Panjang Palapa.

Langkah ini, pihaknya lakukan sebagai bentuk pembinaan kepada para remaja, sehingga hobi balapan remaja-remaja tersebut dapat disalurkan dengan cara yang benar.

“Kita bina mereka supaya mereka sadar, agar tidak lagi melakukan kenakalan remaja seperti ini,” terang AKP Suwaris, Sabtu 26 November 2022.

AKP Suwaris berharap, langkah seperti ini dapat mencegah aksi-aksi balap liar yang ada di Kota Singkawang, sekaligus menciptakan bibit-bibit atlet balap resmi dari Kota Singkawang.

“Mudah-mudahan dengan difasilitasi seperti ini, mereka bisa menjadi atlet balap yang membangkan Kota Singkawang,” katanya.

Aksi balap liar dan penggunaan kenalpot brong ini, AKP Suwaris katakan, sudah meresahkan masyarakat Kota Singkawang.

Selama kurang lebih dua bulan menjabat sebagai Kasat Lantas, AKP Suwaris mengatakan, dirinya sudah banyak menerima aduan dari masyarakat dan tokoh masyarakat tentang aksi-aksi tersebut.

Oleh sebab itu, langkah penindakan seperti ini menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mengurangi aksi-aksi tersebut.

Selain itu, jajaran SatLantas Polres Singkawang juga rutin melakukan patroli di malam hari, khususnya pada Rabu dan Sabtu malam, karena pada waktu-waktu tersebut para remaja sering kali melakukan aksi balap liar.