Otomotif

Benarkah Kisi-Kisi Radiator Penyok Bisa Bikin Motor Overheat?

Benarkah Kisi-Kisi Radiator Penyok Bisa Bikin Motor Overheat?

otomotif, benarkah kisi-kisi radiator penyok bisa bikin motor overheat?

Benarkah Kisi-Kisi Radiator Penyok Bisa Bikin Motor Overheat? Isal/GridOto.com

Benarkah Kisi-Kisi Radiator Penyok Bisa Bikin Motor Overheat?

Pemilik motor dengan sistem pendinginan radiator disarankan untuk rutin mengecek kondisi fisik radiatornya.

Gridoto / Tips & Trick

Uje November 9th, 7:40 PM November 9th, 7:40 PM

GridOto.com – Cek radiator motor, benarkah kisi-kisi radiator penyok bikin motor overheat?

Pemilik motor dengan sistem pendinginan radiator disarankan untuk rutin mengecek kondisi fisik radiatornya.

Terutama untuk motor-motor dengan sistem radiator yang usianya sudah cukup tua.

Karena terkadang ditemukan kisi-kisi radiator yang mulai tidak rata atau penyok.

“Kisi-kisi radiator memang cukup rawan penyok, terkena kerikil kecil saja saat motor dipakai bisa bikin kisi-kisi ini penyok,” ucap Vincentius Yosafat Fransiscus produsen coolant merek Vitesse.

“Apalagi beberapa motor memang tidak diberikan pelindung atau cover bawaan, tentu kondisi ini jadi lebih rawan,” ucap Vincent sapaan akrabnya.

Lalu apakah kisi-kisi radiator yang penyok ini bisa memberikan efek negatif ke mesin seperti sebabkan overheat?

“Sebetulnya tergantung pada kerusakannya, karena pada prinsipnya ketika kisi-kisi ini ada yang mulai penyok tentu sirkulasi udara yang masuk ke celah kisi-kisi radiator jadi enggak maksimal,” lanjutnya.

otomotif, benarkah kisi-kisi radiator penyok bisa bikin motor overheat?

Benarkah radiator motor kalau bocoro enggak bisa ditambal ? Farhan

“Jadinya pendinginan coolant jadi kurang efektif, tapi biasanya tidak sampai bikin mesin overheat,” tegasnya.

“Kalau motor sampai overheat itu berarti masalahnya bisa dari kualitas coolant atau air radiator yang jelek atau jangan-jangan kipas radiator yang mati,” yakinnya.

Atau bisa juga terjadi kebocoran air radiator atau kerusakan sistem radiator yang bikin sistem pendinginan jadi tidak berjalan semestinya.

Jadi memang sebaiknya untuk motor-motor yang berumur itu lebih memperhatikan kualitas coolant dan komponen sistem pendinginan secara keseluruhan.

“Supaya pendinginan mesin tetap aman dan terhindar dari overheat,” tutupnya.