Kuliner

Basreng Lupa Tuan, Cemilan Enak dan Gurih dari Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG – Camilan bernama basreng alias bakso goreng sangat populer di kawasan Aceh Jaya. Makanan ringan yang banyak diproduksi oleh ibu rumah tangga itu sangat digandrungi kaum milenial di wilayah itu. Adalah Basreng Lupa Tuan yang kini digandrungi warga Aceh Jaya. Basreng Lupa Tuan dikemas dalam plastik ukuran 100 gram yang dijual dengan harga Rp 10.000. Eka Susanti, tenaga pendamping UMKM di Aceh Jaya menyatakan, terkesima dengan ketenaran produk camilan Basreng Lupa Tuan.

Meski baru dua tahun dipasarkan, cepat diterima pasar, khususnya para milenial. Basreng Lupa Tuan diproduksi seorang ibu rumah tangga bernama Mariati.

Dikatakan, awal memproduksi bakso goreng hanya untuk memenuhi jajanan setiap sore. Ia pun menyiasati dengan membuat bakso yang kemudian diiris tipis-tipis lalu digoreng.

Mariati mengatakan, ia belajar membuat bakso goreng dari Youtube. Untuk menghasilkan rasa bakso goreng yang enak dan gurih, ia lakukan berulang kali.

Basreng yang diproduksinya memiliki beberapa varian rasa, seperti basreng rasa daging, basreng rasa ayam dan basreng rasa ikan. Dalam seminggu Mariati memproduksi basreng sebanyak empat kali. Untuk sekali produksi mencapai 260 bungkus, dengan jumlah bahan baku sekitar 32 kg.

Dikatakan, meski Basreng Lupa Tuan sudah terkenal di wilayah Aceh Jaya, ia ingin terus mengembangkan produknya agar bisa merekrut tenaga kerja lokal puluhan orang. Untuk menghasilkan per hari 260 bungkus Basreng, kata Mariati, ia hanya dibantu seorang tetangga yang ia gaji harian.

Dikatakan, nama Basreng Lupa Tuan ditabalkan agar mudah diingat. Selain Basreng, ia juga memproduksi makanan olahan siput goreng Camilan siput goreng produksinya juga disukai kaum milenial di tempat tinggalnya, Desa Padang Datar, Kecamtan Krueng Sabee, Aceh Jaya.

Jika Anda ingin merasakan Basreng Lupa Tuan dan siput goreng produksi Mariati, hubungi 0823 2544 5718. Dari penjualan Basreng Lupa Tuan dan kamanan olahan siput, Mariati mengaku omzetnya terus melonjak.

Pesanan tidak hanya dari wilayah Aceh Jaya, tapi juga daerah lain, seperti Banda Aceh, Pidie, Aceh Utara, Aceh Barat, bahkan Sumatera Utara dan Pulau Jawa.

Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Azhari SAg MSi didampingi Kasi Pelayanan Informasi dan Usaha PLUT UMKM, Andri Sufrianzah mengatakan, sebagai Pembina UKM, pihaknya bangga produk camilan dari Desa Padang Datar Kecamatan Krueng Sabee, populer di kalangan kaum milenial.

Aceh, kata Azhari, butuh orangorang seperti Mariati. Ia seorang ibu rumah tangga, yang sangat gigih. Produk makanan ringan Basreng Lupa Tuannya, cepat diterima pasar, berkat kegigihannya dalam membuat bakso, serta terus berinovasi dan kreatif.(*)