Menemukan

Apa Keuntungan Tinggal di Brunei Darusalam? Ini Fasilitas Gratis yang Akan Kamu Dapatkan

BANGKAPOS.COM – Tinggal di Brunei Darussalam sepertinya menjadi impian banyak orang.

Betapa tidak, meski digolongkan sebagai negara kecil dengan jumlah penduduk sedikit namun rupanya negara ini begitu memanjakan para warganya.

Sejumlah fasilitas gratis bisa dengan mudah Anda dapatkan saat tinggal di Brunei Darussalam dan belum tentu bisa juga Anda dapatkan di negara lain termasuk Indonesia.

Apa sajakah itu?

Seorang YouTuber bernama Wulan memeberkan fasilitas apa saja yang disediakan gratis di negara ini.

Simak berikut kenyamana yang akan Anda dapatkan saat tinggal di Brunei Darussalam.

Bebas pajak

menemukan, pengalaman, apa keuntungan tinggal di brunei darusalam? ini fasilitas gratis yang akan kamu dapatkan

Pejalan kaki di Brunei Darussalam kala menyebrang (YouTube Wulan’s Life)

Di�Brunei�Darussalam kewajiban membayar pajak ternyata tidak berlaku alias ditiadakan.

Hal itu termasuk pajak pendapatan, pajak barang mewah, pajak perbankan hingga pajak bumi dan bangunan.

Dikatakan Wulan siapa saja yang tinggal dan menetap di�Brunei�dibebaskan dari kewajiban membayar pajak.

“baik sebagai warga pribumi maupun pendatang,” jelas Wulan.

Hal itu juga disebut Wulan sebagai alasan mengapa di�Brunei�banyak sekali penduduk yang menggunakan mobil bahkan mobil mewah lantaran tak akan terbebani dengan kewajiban membayar pajaknya.

Pendidikan gratis

menemukan, pengalaman, apa keuntungan tinggal di brunei darusalam? ini fasilitas gratis yang akan kamu dapatkan

Universiti Brunei Darussalam (Wikipedia)

Kerajaan�Brunei�Darussalam menggratiskan pendidikan di negara ini, mulai dari sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi.

Jadi ketika menempuh pendidikan di�Brunei�Anda tak akan diwajibkan untuk membayar biaya sekolah.

Bahkan Wulan menyebut pihak kerajaan akan menyediakan fasilitas bus penjemputan gratis bagi siswa yang jarak rumah 5 km dari sekolah.

Serunya lagi saat masuk perguruan tinggi, dijelaskan Wulan bahwa mahasiswa akan dibagikan elaun atau tunjangan senilai 300 dollar�Brunei�atau setara Rp3,2 juta setiap bulan.

“Bagi mahasiswa yang dikirim ke sekolah luar negeri ada elaun biaya hidup di luar negeri, dan elaun asrama selama pendidikan berlangsung,” kata Wulan.

Kesehatan gratis

Selanjutnya yang tak kalah menarik adalah seputar biaya kesehatan di�Brunei.

Terang-terangan, Wulan menyebut Warga�Brunei�yang berstatus pribumi atau IC Kuning dan IC Merah dan penduduk tetap diberikan asuransi kesehatan secara cuma-cuma.

“Misal saat sakit atau medical check up di klinik di�Brunei�warga�Brunei�hanya membayar 1 dollar atau 10.500 untuk biaya adminstrasi saja,” tandas Wulan.

Sementara itu untuk anak-anak benar-benar tak dibebankan bayaran sepeserpun.

Wulan menjelaskan klinik di�Brunei�dianggap seperti puskemas yang tersebar di setiap kecamatan di�Brunei�Darussalam.

Tak cuma di klinik, rumah sakit pun menggratiskan biaya kesehatan bagi pasien yang opname atau menderita sakit parah.

“Kalau penyakitnya tak bisa ditangani di�Brunei�Darussalam, pihak kerajaan akan mengantar pasien ke luar negeri,” lanjut Wulan.

Dalam artian seluruh pembiayaan akan ditanggung pihak kerajaan�Brunei.

“Pengantar pasien ke luar negeri akan mendapat elaun atau biaya hidup selama di luar negeri,” tutur Wulan.

Tak cuma itu, setiap 3-6 bulan sekali warga�Brunei�akan mendapatakan kesempatan medical check up gratis di klinik kerajaan.

“Terjamin banget kehidupan tidak khawatir dengan biaya kesehatan,” tutupnya.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)