Berita

Akan Ada 60 Event Wisata di Yogya Sepanjang 2023, Oktober Paling Padat

menemukan, pengalaman, akan ada 60 event wisata di yogya sepanjang 2023, oktober paling padat

Peluncuran Laksmita 2023. Foto: Istimewa

Pemerintah Kota Yogyakarta baru saja melakukan Launching Kalender Semarak Event Pariwisata Yogyakarta (Laksmita) 2023 pada Jumat (25/11) malam di kawasan Jalan Malioboro.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, mengatakan bahwa paling tidak akan ada sekitar 60 event pariwisata yang akan digelar di Yogya sepanjang 2023 mendatang. Dari puluhan event yang akan digelar, 12 di antaranya merupakan event-event unggulan yang paling banyak dinanti oleh masyarakat.

“Total ada sekitar 60 event yang akan digelar di Yogyakarta tahun depan, 12 di antaranya merupakan event-event unggulan,” kata Wahyu Hendratmoko, Jumat (25/11).

12 event unggulan yang akan digelar pada tahun 2023 mendatang di antaranya Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XVIII yang akan digelar pada Januari, kemudian Jogja Cross Culture pada bulan Mei, dilanjut Pawai Alegoris Harmoni Jogja pada bulan Juni.

Sementara itu, ArtJog dan Prambanan Jazz 2023 akan digelar pada bulan Juli, Pasar Kangen pada Agustus, Sumonar Fest 2023 pada bulan September. Bulan Oktober merupakan bulan paling padat, dimana ada empat event besar yang akan digelar, yakni Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #8, Kustomfest, Biennale Jogja, dan Malioboro Coffee Night #5.

“Terakhir ada Ngayogjazz yang akan digelar pada bulan November,” ujarnya.

menemukan, pengalaman, akan ada 60 event wisata di yogya sepanjang 2023, oktober paling padat

Gelaran ArtJog 2022, festival yang mendorong putaran uang terbesar di Yogyakarta. Foto: Dok. ArtJog

Dia mengatakan, peluncuran kalender wisata ini merupakan salah satu program strategis Dinas Pariwisata Kota Yogya untuk mempromosikan pariwisata melalui event-event yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Selain itu, kalender pariwisata ini juga diharapkan dapat memudahkan akses informasi pariwisata di Kota Yogyakarta.

Wahyu menargetkan event-event di dalam Laksmita ini juga dapat masuk ke dalam kalender event nasional milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, seperti WJNC. Sebab, Yogya menurutnya memiliki banyak event-event berkualitas yang mestinya bisa lebih dipromosikan salah satunya melalui dukungan pusat.

“Sehingga event-event tersebut dapat menjadi daya tarik wisata serta menjadi penggerak ekonomi dan mampu membangkitkan sektor pariwisata ekonomi kreatif,” kata Wahyu Hendratmoko.

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, juga mengatakan bahwa berbagai event yang digelar di Yogya sangat penting untuk menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, event-event tersebutlah yang akan menarik para wisatawan dari luar ke Yogyakarta.

“Seperti yang kita tahu, sektor industri pariwisata adalah lokomotif penggerak perekonomian di Yogyakarta,” kata Aman Yuriadijaya.