Otomotif

Airlangga Hartarto: Ekonomi Indonesia Tumbuh karena Industri Otomotif Terutama Kendaraan Listrik

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pertumbuhan industri otomotif memberikan kesan positif.

Terutama, kata Airlangga, terutama dengan meningkatnya kendaraan listrik yang akan diprediksi bakal terus tumbuh.

Airlangga menyebutkan, perekonomian Indonesia terus tumbuh di atas lima persen. Bahkan pada kuartal ketiga tahun 2022 mencapai 5,7 persen. Padahal sejumlah negara tengah dilanda resesi ekonomi.

Pertumbuhan cukup tinggi adalah industri alat angkut atau industri otomotif, yang tumbuh 10,26 persen di kuartal ketiga. “Artinya pertumbuhan sektor otomotif diatas pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Airlangga PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), KIIC, Karawang, Jawa Barat, kemarin.

Dari segi optimisme pelaku infustri otomotif, tambah Airlangga, pengkajian mutu produk (PMP) rata-rata di atas 51, 8 persen selama 14 bulan berturut turut.

Hal ini, kata Airlangga, menumbuhkan optimisme. Mengingat potensi industri otomotif masih besat Saat ini rasio otomotif rida empat masih 99 per 1000 penduduk. Nilai tersebut masih rendah dibanding. negara-negara lain, termasuk Thailand.

Airlangga berharap Toyota mampu membangun rantai pasok industri pendungkung elektrisasi kendaraan. Pemerintah, kata dia, juga menanti realisasi investasi sebesar 2 miliiar dollar AS atau Rp 38,3 triliun untuk lima tahun kedepan. Ia juga berharap Kijang Innova Zenix nantinya bisa diekspor ke 50 negara.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) secara resmi melaunching pabrik kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, Senin (22/11/2022).

Kijang Innova Generasi 7 Zenix pun di launching sebagai awal baru generasi pabrik tersebut. Menelan investasi Rp4,2 trilyun, Kijang Innova juga menghadirkan pilihan kendaraan elektrifikasi Hybrid Electric Vehicle (HEV) dengan baterai yang dirakit lokal.

Produksi lokal Kijang Innova Zenix mencerminkan posisinya yang tumbuh berkembang bersama industri otomotif dan konsumen Indonesia selama 45 tahun hingga kini masuk ke era elektrifikasi.

Kijang Innova Zenix HEV sebagai kendaraan ekspor model elektrifikasi pertama Toyota Indonesia yang akan menjangkau pelanggan di 13 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Kijang Innova baru ini direncanakan melanglang ke lebih dari 40 negara, mulai dari Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah dengan rencana volume sebesar 8.500 unit/tahun pada tahun pertamanya.

“Produksi Kijang Innova Zenix merupakan upaya kami untuk terus memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan kuat Pemerintah Indonesia dalam pengembangan industri otomotif nasional dan kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada Kijang sebagai kendaraan pilihan utama keluarga Indonesia selama 7 generasi. Tentunya, kami terus berupaya mengembangkan serta meningkatkan performa Kijang, untuk lebih dapat berkontribusi pada bangsa Indonesia dan menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam, terutama saat memasuki tantangan era elektrifikasi saat ini,� kata Warih Andang Tjahjono Presiden Direktur PT TMMIN. (Cikwan Suwandi)