Kuliner

5 Warga Warungkondang Meningal Dunia Akibat Gempa Cianjur, Ribuan Orang Masih Mengungsi

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.�

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR – Lima orang di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur Jawa Barat dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa bangunan dampak gempa Cianjur Magnitudo 5,6.

Tokoh masyarakat Kecamatan Warungkondang, Atep Hermawan Permana, mengatakan, korban meninggal dunia terdapat di dua desa, yakni warga desa Bunisari dan Jambudipa Kecamatan Warungkondang.�

“Korban meninggal dunia akibat tertimbun bangunan dampak gempa ada lima orang. Empat warga Bunisari dan satu warga Jambudipa,” ujarnya, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (22/11/2022).

Atep, menyebut selain ada lima orang dinyatakan meninggal dunia, ada puluhan warga juga yang mengalami luka akibat tertimap matetial bangunan.�

“Kalau yang luka ya pasti banyak. Namun jumlah mencapai puluhan,” tuturnya.�

Sementara itu, data sementara yang diperoleh dari pihak kecamatan, terdapat ratusan rumah rusak.�

“Banyak lah mencapai ratusan. Bahkan banyak rumah warga yang amburuk rata dengan tanah,” ucapnya.�

Kemudian, akibat ratusan rumah rusak di Kecamatan Warungkondang, warga pun mengungsi ke Lapang Jagaraksa yang telah disediakan oleh kementrian sosial.�

“Hampir seribu lebih mengungsi, bukan hanya dilapangan ada juga yang mengungsi tapi diarea dekat rumahnya,” kata Atep.�

Atep Hermawan Permana, yang juga merupakan Anggota DPRD Komisi Bidang Kesejahteraan dan Pendidikan Kabupaten Cianjur, pihak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah telah cepat tanggap dalam penanganan korban gempa bumi.�

“Begitu tadi malam, respon pemerintah provinsi dan pusat langsung turun membantu warga,” ungkapnya.�

Selaku bidang kesejahteran di DPRD Cianjur, Atep memiliki tanggung jawab untuk membantu warganya yang terdampak gempa Bumi.�

“Upaya pemberian kepada warga terus kita lalukan. Termasuk warga yang sangat terdampak dan perlu diutamakan,” pungkasnya.