Otomotif

5 Tips Modifikasi Motor dari Sinsen, Aman Pelanggaran Lalu Lintas

Otomotif

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI � Untuk menunjang tampilan sepeda motor kesayangannya, tidak sedikit para bikers yang melakukan modifikasi sampai level extrem atau bisa disebut modifikasi gila-gilaan.

Senior Technical Instructor PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Erfinando mengatakan walaupun sebenarnya keren dipandang, sayangnya tidak banyak yang paham modifikasi yang gila-gilaan bisa berpengaruh terhadap keselamatan, lingkungan sekitar dan yang paling parah bikin pihak berwajib atau Polisi gerah, sehingga dapat mengakibatkan Bikers mendapat surat tilang.

�Nah disini saya akan memberikan 5 tips apa saja yang harus diperhatikan, jika kamu ingin modifikasi motor agar aman dan tidak berujung mendapatkan surat tilang� ujar Erfinando.Sabtu (26/11/2022).

Berikut 5 tips modifikasi motor Honda yang harus diperhatikan :

1. Mengubah Dimensi Sepeda Motor Honda

Jika kamu pernah melihat motor matic yang berubah menjadi chopper yang panjang, maka kamu telah melihat modifikasi motor yang terlarang dan rawan tilang. Honda Beat misalnya dengan bentuk yang compact, banyak juga pemotor yang ingin Honda Beat-nya dimodif.

2. Merubah Rangka

Mengubah rangka motor bisa berakibat fatal jika dilakukan secara sembarangan, oleh karenanya hal ini di larang dalam undang � undang yang berlaku. Rangka motor sudah terdapat nomor seri untuk administrasi, jadi jika kamu ubah, gak heran kalau nanti motormu ditahan oleh pihak yang berwajib.

3. Merubah Kapasitas Mesin / Bore Up

Siapa sih gak pengen mesin yang bisa bikin motor lari sekencang � kencangnya? Sepeda Motor Honda yang paling sering dilakukan modifikasi dibagian mesin yaitu Honda CBR250RR, Honda Vario 150 dan Honda CRF150L karena sering digunakan untuk balapan liar dijalanan. Sayangnya modifikasi ini juga dilarang oleh undang � undang, jangan asal bore up mesin kalau kamu gak pengen bayar tilang ke polisi ya.

4. Merubah Warna

Walaupun sebenarnya gak ada hubungannya dengan keselamatan berkendara, tapi mengubah warna motor juga dilarang jika berbeda dengan yang ada di STNK motormu. Untuk mengikuti prosedur penggantian warna di STNK sebenarnya tidak makan biaya banyak, maka dari itu kamu wajib mengurusnya sebelum kena tilang di jalanan.

5. Menghilangkan Safety

Modifikasi dengan mencopot spion dan peralatan yang menunjang keselamatanmu sudah pasti dilarang, meskipun tampilan lebih terlihat Sporty dan keren. Tidak perlu alasan panjang untuk menjelaskannya, sudah pasti karena hal ini berbahaya.

�Modifikasi motor tak akan pernah disalahkan jika hanya digunakan untuk kontes. Tapi jika motor tersebut dipergunakan untuk kegiatan harian, segera daftarkan motormu dengan prosedur yang benar supaya gak diberi surat tilang oleh pihak berwajib� tutup Erfinando.

Kepala Cabang Dealer Honda Surya Mandala Sebapo Nikaolaus Adamson mengatkan dan selalu kami sarankan untuk melakukan modifikasi hanyak di Bengkel resmi sepeda motor Honda atau AHASS, karena accessories partnya sudah pasti original dari pabrikan juga ditangani oleh mekanik yang handal.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News